Benarkah Asma Tidak Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasannya

Benarkah Asma Tidak Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasannya

Benarkah Asma Tidak Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasannya

acepherbal.com – Asma merupakan kondisi kronis yang bisa dikatakan bahwa kondisi ini tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi penderita asma dapat menjalani pengobatan dan gaya hidup untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap normal.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 7.7% dari orang Amerika Serikat yang diperkirakan 24.753.379 orang ternyata mengidap asma. Pada negara-negara industrri di seluruh dunia sekitar 10% dari populasi cenderung menderita asma.

Di Indonesia sendiri 4,5% dari penduduknya menderita asma atau jika dalam bentuk angka sekitar 11.179.032 penderita.

Seperti yang diketahui bahwa asma merupakan kondisi yang menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas. Kebanyakan gangguan asma ini terjadi karena riwayat keluarga atau genetik.

Benarkah Asma Tidak Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasannya

Asma ternyata merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tetapi bukan berarti penderitanya akan merasakan serangan asma setiap waktu. Untuk itu, para penderitanya dapat mengontrol gejala asma seperti:

  • Mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat
  • Mengidentifikasi dan menghindari pemicu serangan asmaa
  • Mengikuti diet sehat dan olahraga secara rutin

Hal yang paling penting yang harus dilakukan penderita asma ialah menjaga kesehatan dan kondisi tubuhnya. Banyak penderita asma yang mulai mempelajari sendiri kondisi tubuh, gejala serta pemicunya sehingga mereka bisa mencegah dan mengatasi ketika serangan asma terjadi.

Dengan begitu, jika serangan asma terjadi, penderitanya dapat mengonsumsi obat pada waktu yang tepat.

Pengaruh Faktor Gaya Hidup pada Kondisi Asma

Membuat perubahan terutama pada gaya hidup dapat membantu penderita asma mengatasi kondisinya lebih efektif lagi. Beberapa hal positif yang bisa dilakukan diantaranya:

  • Berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok untuk menghindari paparan zat
  • yang tidak perlu pada sistem pernapasan
  • Menerapkan pola makan sehat terutama banyak konsumsi buah dan sayur untuk membantu mengrangi peradangan dan mencegah serangan asma juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung
  • Menggunakan produk pembersih yang aman untuk mencegah paparn bahan kimia beracun
  • Mengurangi stres melalui relaksasi, meditasi dan teknik lainnya
  • Mempertahankan berat badan sehingga lebih udah untuk mengatasi gejalanya.

Pemicu asma adalah faktor-faktor yang dapat memperburuk gejala asma seseorang atau memicu serangan asma. Penderia asma harus membatasi paparan terhadap pemicunya. Diantara pemicu tersebut diantaranya:

  • Asap tembakau
  • Polusi udara dari kendaraaan
  • Jamur
  • Serbuk sari
  • Alergen yang berasal dari tungau, debu, kecoak, tikus maupun anjing
  • Zat pembersih
  • Obat-obatan tertentu seperti aspirin
  • Influenza atau infeksi virus pada saluran perapasan atas
  • Stres emosional

Makanan yang Direkomendasikan dan yang Harus Dihindari Penderita Asma

Mengonsumsi makanan sehat terutama buah-buahan sangan disarankan untuk penderita asma beberapa diantaranya adalah apel dan pisang. Dimana apel dapat membatntu meningktkn fungsi paru-paru menurut tinjauan artikel dalam Nutrition Journal.

Sementara pisang menurut European Respiratory Journal menemukan bahwa pisang dapat mengurangi mengik pada anak-anak yang menderita asma. Hal ini dikarenakan antioksidan dan kalium yang ada didalamnya dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru.

Untuk makanan yang harus dihindari penderita asma salah satunya adalah jenis makanan yang mengandung gas. Adapun makanan tersebut terdiri dari kacang polong, kol, makanan berkarbonasi, bawang putih, bawang merah dan makanan yang digoreng.

Asma merupakan kondisi kronis dan dapat berubah menjadi bentuk penyakit yang sangat kronis.Kondisi ini memang tidak dapat disembuhkan, namun dapat diatasi dengan menjag pola hidup sehat supaya jika serangan asma kambuh kondisinya dapat teratasi dengan tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!