Yang Perlu Diketahui Tentang Bronkitis dan COVID-19

Yang Perlu Diketahui Tentang Bronkitis dan COVID-19

Yang Perlu Diketahui Tentang Bronkitis dan COVID-19

acepherbal.com – seperti halnya COVID-19 bronkitis akut dan kronis juga menyerang saluran pernapasan. Dalam kesempatan kali ini, kita akan mebahas mengenai hubungan antara bronkitis dan COVID-19.

Mengenai Bronkitis Kronis dan Bronkitis Akut

Bronkitis akut merupakan infeksi jangka pendek yang biasaya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri maupun faktor lingkungan. Virus penyebab bronkitis sama halnya seperti penyebab flu yang menyebabkan sekitar 85-95% dari kasus bronkitis pada orang dewasa.

Gejala khas bronkitis akut adalah batuk presisten. Versi akut penyakit paru-paru ini cendurung membaik dalam satu atau dua minggu tanpa dampak yang bertahan lama. Namun batuknya sendiri dapat bertahan 3 minggu lebih lama.

Sekitar 5% orang dewasa dilaporkan mengidap bronkitis akut setiap tahunnya. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh dimana terdapat lebih dari 10 juta kunjugan klinis setiap tahun, yang sebagain besar terlihat ketika musim flu tiba.

Bronkitis Kronis, seiring dengan emfisema, bronkitis kronis adalah salah satu penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK).

Serangan bronkitis akut yang berulang dapat berkembang menjadi bronkitis kronis. Namun merokok adalah hal yang menjadi penyebab utama dari bronkitis kronis. Faktanya lebih dari 90% orang dengan bronkitis kronis memiliki riwayat merokok.

Bronkitis kronis ditandai oleh batuk basah yang biasanya menghasilkan lendir kental yang berubah warna. Gejala lain yang menyertai bronkitis kronis diantaranya, mengi, napas pendek dan nyeri dada yang mana gejalanya dapat bertahan berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Menurut penelitian terbaru sekitar 3-7% orang dewasa memiliki bronkitis kronis namun angka tersebut bisa saja menyentuh angka 74% terutama pada mereka yang juga di diagnosis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Yang Perlu Diketahui Tentang Bronkitis dan COVID-19

Memiliki bronkitis tidak akan menempatkan Anda pada resiko yang lebih tinggi untuk tertular virus corona baru.

Namun karena peradangan pada paru-paru yang disebebkan bronkitis, maka resiko untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius akibat covid semakin besar.

Bronkitis merangsang lapisan epitel pada tabung bronkial, yang mana tabung tersebut berperan untuk mengangkut udara ke paru-paru.

Jika ditemukannya peradangan dan kerusakan pada lapisan tersebut maka dapat melemahkan penghalang seluler yang membantu melindungi paru-paru.

Produksi lendir didalamnya dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran napas sehingga dapat memblokir peroyeksi seperti rambut di paru-paru Anda sehingga tidak dapat mengeluran kuman dan kotoran dari saluran udara.

Kondisi dapat membantu kuman lebih mudah menyerang paru-paru termasuk virus corona. Dan sebagai hasilnya, Anda lebih memuungkinkan untuk mengalami kerusakan dan memiliki kesulitan bernapas jika Anda juga terinfeksi COVID-19.

Gejala yang Harus Diperhatikan

Covid-19 dapat memicu gejala akut yang mirip atau memperburuk kondisi bronchitis, beberapa gejala umum dari COVID-19 diantaranya:

  • Batuk
  • Demam
  • Kelelahan
  • Napas pendek
  • Dada terasa sesak dan tidak nyaman

Gejala di atas dan gejala lainnya dapat terlihat lebih jelas jika Anda menderita bronkitis kronis. Selain itu ada beberapa gejala lain yang jarang muncul, seperti:

  • Nyeri otot
  • Nyeri tenggorokan
  • Panas dingin
  • Hilangnya indera perasa dan penciuman
  • Diare
  • Hidung berair

Jika Anda merasakan beberapa gejala COVID-19 di atas segera hubungi layanan kesehatan terdekakat agar bisa ditindak dengan cepat da tepat.

Walaupun kebanyakan orang dapat pulih dari kondisi covid namun butuh waktu berbulan-bulan untuk memperbaiki fungsi paru-paru dan jaringannya agar sembuh total.

Untuk orang-orang dengan bronkitis kronis, penyembuhan mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama karena gejala dari COVID-19 kemungkinan lebih parah.

Maka dari itu, menjaga kebersihan dan tetap jaga jarak ketik keluar rumah sangatlah penting agar terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!