Mengenal Jauh Mengenai Fibromyalgia

Mengenal Jauh Menganai Fibromyalgia

acepherbal.com – Fibromyalgia merupakan sindrom kronis dan umum menyebabkan nyeri pada tubuh dan juga berpengaruh tekanan mental seseorang.

Mengenal Jauh Mengenai Fibromyalgia

Gejala dari Fibromyalgia seringkali tertukar dengan radang sendi. Namun, tidak seperti radang sendi atau arthritis, kondisi ini tidak ditemukan dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sendi ataupun otot.

Fibromyalgia terlihat seperti kondisi reumatik, dengan kata lain, kondisi tersebut dapat menyebabkan nyeri jaringan lunak atau nyeri myofascial.

Menurut National Institute of Arthritis and Musculoskelrtal and Skin Disease, menyebutkan bahwa sekitar 5 juta orang dewasa di usia 18 tahun atau lebih di Amerika Serikat mengalami fibromyalgia, dan 80%-90% dari pasien fibromyalgia adalah wanita.

Gejala Fibromyalgia

  • Gejala umum yang sering ditemukan pada Fibromyalgia diantaranya:
  • Rasa nyeri yang menjalar
  • Kekakuan dan nyeri rahang
  • Nyeri dan kelelahan pada otot wajah
  • Sakit kepala
  • Pola tidur yang tidak teratur
  • Sindrom radang usus
  • Nyeri menstruasi
  • Mati rasa dan kesemutan pada tangan dan kaki
  • Sensitif terhadap suhu dingin dan panas
  • Gangguan konsentrasi dan kesulitan mengingat
  • Kelelahan

Kondisi ini juga memicu:

  • Gangguan penglihatan
  • Mual
  • Masalah panggul dan berkemih
  • Bertambahnya berat badan
  • Pusing
  • Gejala seperti flu atau pilek
  • Masalah kulit
  • Depresi dan gangguan kecemasan
  • Masalah bernapas

Penyabab Fibromyalgia

Penyebab utama dari fibromyalgia masih belum jelas hingga saat ini. Namun, menurut penelitian terakhir di bidang Rheumatolog yang menyatakan bahwa fibromyalgia adalah masalah dengan pemrosesan nyeri sentral di otak, dimana ada peningkatan sensitivitas atau persepsi nyeri terhadap pemicu tertentu.

Ada berbagai kemungkinan faktor resiko yang dapat memicu fibromyalgia, diantaranya:

  • Stres, trauma fisik dan emosional seperti kecelakaan mobil
  • Cedera berulang
  • Rheumatoid arthritis atau penyakit autoimun lainnya seperti lupus
  • Masalah sistem saraf pusat
  • Cara gen mengatur bagaimana menstimulasi rasa nyari

Fibromyalgia dapat juga bersifat turun temurun. Wanita dengan saudara yang memiliki fibromyalgia juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi yang sama.

Orang-orang dengan rheumatoid arthritis, lupus atau arthritis spinal dikenal dengan spondilitis ankilosa, memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan fibromyalgia, seperti pasien yang mendarita penyakit reumatik lainnya.

Makanan yang Direkomendasikan untuk Penderita Fibromyalgia

Pola makan diketahui dapat memengaruhi kondisi fibromyalgia, diantaranya:

  • Makanan yang tinggi energi namun rendah lemak, makanan seperti almond, kacang kedelai, oatmeal, alpukat dan tahu yang mengandung serat tinggi tanpa gula tambahan. Makanan ini dapat membantu meningkatkan energi sepanjang hari, membantu mengurangi gejala kelelahan yang sering terjadi akibat kondisi ini.
  • Menghindari makanan yang tinggi gluten, pada penelitian tahun 2014 menyarankan bahwa sensitivitas terhadap gluten dapat berkontribusi terhadap fibromyalgia. Penelitian tersebut menunjukan bahwa mengurangi makanan yang mengandung gluten dapat membantu mengraungi rasa sakit bahkan pada mereka yang tidak memiliki penyakit celiac. Kondisi ini juga dikatikan dengan pola diet seimbang yang dapat mengurangi peradangan.
  • Tidak mengonsumsi makanan aditif dan eksitotoksin, salah satu laporan menunjukan bahwa mengurangi makanan aditif seperti aspartam dan monosodium glutamat (MSG) dapat mengurangi gejala nyeri secara signifikan. Dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa rasa sakit pada penderita fibromyalgia meningkat setelah mengonsumsi makanan aditif.
  • Banyak mengonsumsi kacang dan biji-bijian, ada sedikit bukti yang mendukung hubungan langsung antara biji-bijian, kacang-kacangan, dan gejala fibromyalgia. Namun, mereka diketahui mengandung mikronutrien dan mineral yang kuat yang penting untuk fungsi sel.

Memertahankan diet seimbang dan berat badan ideal sangat penting untuk kesehatan dan dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Penelitian menunjukan bahwa orang-orang dengan fibromyalgia dan obesitas menunjukan peningakatan kualitas hidup dan penurunan gejala ketika mereka mngalami penurunan berat badan.

Penelitian lebih jauh dibutuhkan untuk mengetahui pola diet yang berdampak pada fibromyalgia, namun pastikan bahwa diet tersebut rendah gula dan rendah gluten yang mana menjadi poin penting untuk keberhasilan diet ini.

Tidak ada metode penyembuhan yang pasti untuk fibromyalgia, tetapi pilihan pengobatan di luar sana sangat lah banyak dengan kriteria dignosis yang lebih jelas.

Gejala yang ditimbulkan dapat menurun secara signifikan, terutama jika Anda menjalani metode pengobatan

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!