Kenali Gejala Saraf Kejepit yang Menyerang Pinggang

Kenali Gejala Saraf Kejepit yang Menyerang Pinggang

acepherbal.com – Saraf kejepit di pinggang terjajdi ketika saraf yang berada di bagian bawah tulang belakang mengalami tekanan oleh jaringan atau tulang di sekitarnya. Tekanan tersebut menyebabkan rasa nyeri, mati rasa, sensai panas bahkan kesemutan yang sering dirasakan di pinggang, kaki dan telapak kaki.

Kenali Gejala Saraf Kejepit yang Menyerang Pinggang

Tulang belakang memilki banyak sekali saraf, yang berperan membawa sinyal ke otak. Jika tulang atau jaringan dalam tulang belakang menekan saraf, maka dapat mengganggu transfer sinyal ke otak.

Gangguan ini dapat menyebabkan gejala saraf kejepit. Pada pinggang, gejala saraf kejepit dapat menyebar ke panggul, kaki dan telapak kaki. Saraf kejepit dapat terjadi secara tiba-tiba, akibat cedera atau terjadi seiring bertambahnya usia.

Gejala Saraf Kejepit

Ketika saraf kejepit menyerang pinggng, maka seseorang akan mengalami gejala yang dapat menyebar ke bagian bawah tubuh, seperti ada kaki, bokong dan telapak kaki.

Beberapa orang menyebut kondisi ini dengn sebutan sciatica atau radiculopathy. Adapun gejala yang muncul akibat saraf kejepit ini diantaranya:

  • Nyeri dan sensasi panas yang tajam pada pinggng atau bokong
  • Nyeri yang menjalar hingga ke kaki
  • Mati rasa dan kesemutan

Saraf kejepit juga dapat terjadi di bagian punggung dan leher yang dapat menyebabkan gejala berbeda. Menurut Cedars Sinai, jika saraf kejepi terjadi di leher maka seseorang dapat mengalami gejala seperti:

  • Nyeri pundak
  • Rasa sakit yang taam di salah satu tangan
  • Salah satu tangan mengalami kelemahan atau kesemutan
  • Peningkatan rasa sakit ketika bahu atau leher di gerakan

Nyeri saraf yang sering dirasakan berbeda dari jenis nyeri punggung lainnya. Nyeri saraf ini cenderung tajam dan disertai dengan sensasi terbakar, kesemutan dan mati rasa. Sebaliknya, nyeri punggung biasanya menyebabkan otot dan sendi terasa kaku, pegal dan lunak ketika di sentuh.

Jika seseorang mengalami sakit pinggang dan rasa sakitnya tidak menyebar ke kaki atau telapak kaki serta tidak disertai dengan mati rasa, kesemutan atau sensasi terbakar, maka kondisi tersebut merupakan kondisi yang berbeda dari saraf kejepit.

Penyebab Saraf Kejepit

Ada banyak kemungkinan yang menyebakan Anda mengalami saraf kejepit dipinggang, diantaranya:

  • Cedera atau peradangan yang menyebabkan tekanan pada saraf
  • Stenosis tulang belakang, yang merupakan penyempitan tulang belakang
  • Spondylolisthesis, yang terjadi keika tulang belakang terlepas dari tempatnya
  • Cakram yang tereniasi, yang terjadi ketika cakram antara tulang belakang mengalami tekanan
  • Infeksi pada cakram tulang belakang, sendi atau pun tulang
  • Osteoporosis, yang dapat menyebabkan patah tulang

Faktor resiko tertentu juga dapat membuat seseorang lebih memungkinkan untuk mengembangkan nyeri akibat saraf kejepit di pinggang. Faktor-fakor ini diantaranya:

  • Obesitas
  • Penuaan
  • Tidak aktif secara fisik
  • Postur yang tidak rata

Penuaan dan tidak aktif secara fisik dapat melemahkan otot di sekitar tulang belakang dan memungkinkan seseorang untuk mengembangkan berbagai kondisi yang berkaitan dengan usia, seperti stenosis tulang belakang.

Obesitas dan postur yang tidak rata dapat menyebabkan tekanan tambahan pada tulang belakang yang dapat meningkatkan kemungkinan saraf  untuk tertekan.

Olaharaga untuk Memperbaiki Postur Tubuh

Selain istirahat dan pengggunaan obat pereda nyeri, Anda juga bisa mencoba cara lain untuk membantu mengatasi atau mencegah saraf kejepit agar tidak kambuh.

Memertahankan postur tubuh netral ketika duduk atau berdiri dapat sangat bermanfaat untuk kesehatan punggung dan pinggang. Postur tubuh netral menempatkan kepala dan tulang belakang sejajar dengan posisi telinga tepat di atas bahu.

Selain cara tersebut ada beberapa cara untuk mengurangi tekanan pada punggung dan pinggang diantaranya:

  • Mengangkat benda berat dengan menekuk lutut dari pada menggunakan pinggang
  • Hindari duduk dalam waktu yang lama terutama ketika bekerja
  • Memertahankan berat badan ideal
  • Menjaga asupan makanan
  • Jika memungkinkan, sebaiknya berhenti merokok

Olahraga di rumah juga dapat membantu Anda meningkatkan kekuatan dan rentang pergerkakan juga mengurangi sakit pinggang.

Ahli terapi biasanya akan mengajarkan olahraga atau peregangan spesifik jika seseorang membutuhkannya. Namun, olahraga ini disarankan untuk dilakukan ketika rasa nyeri, kesemutan dan mati rasanya sudah berkurang.

Sangat penting untuk dicatat bahwa seeseorang tidak boleh melakukan olahraga di rumah jika mereka masih merasakan sakit karena dikhawatirkan akan memperburuk kondisi yang sudah dirasakan sebelumnya.

Saraf kejepit pada pinggang terjadi ketika saraf tertekan oleh jaringan atau tulang yang berada disekitarnya. Jeniis dari nyeri saraf kejepit ini dapat menyebar ke pinggang, bokong, kaki dan telapak kaki. Terkadang kondisi tersebut juga dapat menyebabkan sensasi terbakar dan kesemutan.

Para ahli kesehatan biasanya menyarankan untuk istirahat dan mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan, juga melakukan terapi fisik ringan agar kondisi ini tidak terjadi bekepanjangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!