Mengenal Lebih Jauh Tentang Kanker Paru-paru Metastatik

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kanker Paru-paru Metastatik

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kanker Paru-paru Metastatik

acepherbal.com – Kanker paru-paru merupakan perumbuhan sel abnormal yang terjadi di paru-paru. Meskipun hanya menyerang 1 bagian tubuh saja namun jika sudah stadium lanjut kondisi ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Secara medis penyebaran kanker ini disebut dengan metastasis.

Kanker metastasis tidak membentuk kanker baru, misalnya saja kanker paru-paru yang menyebar ke organ hati maka disebut dengan kanker paru-paru metastatik dan tidak disebut dengan kanker hati.

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Kanker Paru-paru Metastatik

Jenis metastasis kanker umum terjad pada stadium lanjut kanker paru-paru juga sering sulit disembuhkan ditambah kondisi ini memiliki prognosis yang buruk.

Jika kanker paru-paru ini menyebar biasanya akan menyerang area-ara tertentu seperti:

  • Kelenjar adrenal
  • Tulang
  • Otak
  • Organ hati
  • Kelenjar getah bening

Pada kasus yng jarang, kanker paru-paru ini dapat menyebar ke area lain, seperti:

  • Perut
  • Usus
  • Pankreas
  • Ginjal

Perbedaan Kanker Metastasis dan Kanker Primer Kedua

Seseorang juga dapat mengembangkan kanker primer kedua. Jenis kanker ini tidak bermetastasis, sebaliknya, kanker tersebut merupakan kanker primer baru yang tumbuh pada tubuh seseorang dimana dirinya telah menderita kanker sebelumnya. Namun kondisi ini tidak ada hubungannya dengan kanker pertama karena merupakan kanker baru.

Pada metastasis kanker paru-paru, sel kankernya merupakan sel kanker asli atau sama seperti sebelumnya. Sementara kanker primer kedua jarang terjadi dan biasanya baru terdeteksi setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun menjalani pengobatan kanker.

Biasanya diagnosis dari kanker metastatic juga menandakan bahwa kanker pertama yang sebelumnya terbentuk telah tumbuh kembali.

Sebagai contoh, orang-orang-orang dengan kanker paru-paru menandakan bahwa penyakit tersebut telah kembali tumbuh di bagian yang sama walaupun setelah melakukan perawatan.

Penyebab Kanker Paru-paru Metastatik

Kanker paru-paru berkembang ketika sel normal bermutasi saat terbelah dan menjadi kanker. Sel kanker ini terus berkembang biak tanpa menunjukan kematian sampai akhirnya membentuk tumor paru-paru.

Ketika tumor bertumbuh dan menjadi lebih agresif, maka sel membutuhkan lebih banyak ruang sehingga mulai menyebar ke area yang lain. Tahap ini adalah awal dari kanker paru-paru metastatik.

Sel kanker menyebar dalam 2 cara, yakni dapat secara langsung masuk ke dalam jaringan terdekat atau juga sel tersebut terlepas dari tumor primer dan berjalan lalu terbawa melalui aliran darah atau kelenjar getah bening.

  • Tumbuh langsung ke jaringan terdekat

Ketika tumor menekan jaringan terdekat yang sehat, maka sel akan memaksa masuk ke jaringan tersebut. Seiring selnya berkembang, kanker akan memblokir pembuluh darah kecil ke daerah tersebut.

Pemblokiran ini dapat mengurangi suplai darah dan oksigen ke jaringan tubuh yang masih sehat. Tanpa suplai darah dan oksigen yang cukup jaringan akan mulai mengallami kematian dan menyebabkan kanker menyebar lebih jauh.

  • Sel kanker terbawa oleh aliran darah atau kelenjar getah bening

Se-sel tersebut dapat terpisah dari sel primernya kemudian menyebar melalui darah atau kelenjar getah bening.

Sel sehat mengandung zat yang disebut dengan molekul-molekul adhesi yang memungkinkannya untuk menempel.

Pada penelitian 2019 dalam Journal of Cancer menyatakan bahw penurunan fungsi pada molekul adhesi dapat memicu metastasis.

Para ahli telah menemukan bahwa sel kanker mengeluarkan zat yang mereka sebut dengan eksosom yang merangsang sel tersebut untuk bergeak. Meski begitu penelitian lebih lanjut dibutuhkan mengenai peran eksosom pada pembetukan metastasis.

Sel kanker yang berjalan melalui alran darah sebetulnya dapat menempel di pembuluh darah kecil. Sel tersebut dapat beratahan hidup dan bergerak melalui dinding pembuluh darah pada jaringan terdekat. Sehingga sel ini kemudian tumbuh dan membentuk tumor di area yang baru.

Sel yang juga berjalan melalui pembuluh getah bening juga dapat menempel. Kelenjar getah bening memainkan peran aktif pada pertahanan sistem imun tubuh. Jika kelenjar getah bening ini tidak menghancurkan sel tersebut, maka kanker yang bermetastasis dapat membantuk tumor di kelenjar getah bening.

Gejala Metastatik Kanker Paru-paru

Kanker metastaik tidak selalu menimbulkan gejala. Jika gejala dari kanker metastatik ini terlihat, maka akan muncul di area dimana kanker tersebut menyebar. Bahkan gejala yang terjadi kemungkinan cukup umum dan berkaitan dengan masalah kesehatan lainnya.

Beberapa gejala umum dari kanker metastatik ini dibedakan berdasarkan letak tumbuhnya kanker, diantaranya:

  • Kelenjar adrenal, kanker yang menyebar ke kelenjar adrenal biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun akan menyebabkan kurangnya hormon adrenal yang memicu rasa lemas dan kelelahan.
  • Tulang, sekitar 30-40% orang yang terkena kanker paru-paru juga mengalami metastasis pada tulang yang menyebabkan rasa nyeri sebagai gejala utamanya. Resiko patah tulang juga meningkatkan akibat kondisi ini.
  • Otak, sekitar 20-35 individu dengan kanker sel kanker paru-paru sel kecil mengembangkan metastasis pada otak. Sakit kepala, kebingungan, mual dan kelelahan merupakan gejalanya.
  • Hati, menurunnya nafsu makan, mual setelah makan dan nyeri di bawah tulang rusuk kanan dapat mengindikasikan kanker hati. Jaundice merupakan gejala lain yang timbul dimana kondisi ini dapat menyebabkan kekuningan pada kulit dan bagian putih mata.
  • Kelenjar getah bening, pembesaran kelenjar getah bening pada ketiak, leher dan perut dapat diindikasikan sebagai kanker paru-paru yang telah menyebar ke bagian tersebut..

Memang tidak semua kasus kanker paru-paru akan menyebar ke bagian tubuh lain. Dikatahui kebanyakan jenis kanker metastatik tidak dapat disembuhkan menurut National Cancer Institure. Kebanyakan orang menerima pengobatan hanya untuk mengontrol gejala yang timbul.

Maka dari itu, mendapatkan pengobatan yang tepat yang disertai dengan gaya hidup sehat sangatlah dianjurkan untuk mencegah penyebaran kanker ke bagian tubuh lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!