Dampak Negatif Saat Tubuh Kekurangan Kalsium

Dampak Negatif Saat Tubuh Kekurangan Kalsium

Dampak Negatif Saat Tubuh Kekurangan Kalsium

acepherbal.com – Hipokalsemia, umumnya diketahui sebagai penyakit kekurangan kalsium, terjadi ketika kadar kalsium dalam darah sangat rendah.

Defisiensi kalsium jangka panjang dapat mengakibatkan perubahan pada gigi, katarak, perubahan otak dan osteoporosis yang dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh.

Komplikasi dari hipokalsemia dapat bersifat mengancam iwa dan jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kematian.

Dampak Negatif Saat Tubuh Kekurangan Kalsium

Dampak dari kekurangan kalsium ini ditandai dengan beberapa kondisi seperti:

  • Masalah Otot

Defisiensi kalsium otot dapat menyebabkan kelelahan kronis, nyeri, kram dan kejang otot yang menjadi gejala awal yang muncul saat tubuh kekurangan kalsium. Orang-orang cenderung merasakan nyeri pada paha dan tangan, terutama di ketiak saat digerakan atau berjalan.

Kekurangan kalsium juga bisa menyebabkan mati rasa dan kesemuan pada telapak tangan, lengan, kaki dan sekitar mulut. Sensasi ini dapat mengindikasikan defisiensi lebih parah.

Gajala ini dapat hilang timbul, namun dapat mereda ketika seseorang melakukan aktivitas.

  • Kelelahan Ekstrim

Kadar kalsium yang rendah dapat menyebabkan insomnia atau kurang tidur. Orang-orang cenderung mengalami:

  • Kelelahan kronis
  • lesu
  • Kekurangan energi

Kelelahan berhubungan dengan kekurangan kalsium dan juga dapat menyebakan sakit kepala, pingsan, gangguan pada otak yang mengakibatkan kurangnya fokus, mudah lupa dan kebingungan.

  • Gejala pada Kuku dan Kulit

Kekurangan kalsium kronis juga dapat memengaruhi kulit dan kuku.  Kulit menjadi lebih kering dan gatal, yang mana para ahli telah menghubungan hipokalsemia bersama dengan eksim dan psoriasis.

Eksim merupakan istilah umum untuk peradangan kulit yang ditandai denngan gatal, kemerahan dan lepuhan kulit. Eksim dapat diobati dengan pengobatan tertentu sementara psoriasis hanya bisa dijaga supaya gejalanya tidak bertambah parah karena tidak ada obatnya.

Defisiensi kalsium dapat menyebabkan kuku menjadi kering, patah dan rapuh. Kondisi ini juga dapat berkontribusi terhadap alopecia, sebuah kondisiyang menyebabkan rambut rontok.

  • Osteopenia dan Osteoporosis

Kekurangan kalsium dapat memicu osteopenis dan osteoporosis. Osteopenia dapat mengurangi masa minueral di dalam tulang dan menyebabkan osteoporosis.

Osteoporosis membuat tulang menjadi lebih tipis dan lebih memungkinkan untuk patah. Kondisi ini menyebakan rasa sakit dan gangguan pada postur tubuh.

Walaupun osteopenia tidak separah osteoporosis, namun keduanya dapat menyebabkan berkuranganya massa tulang dan meningkatkan resiko patah tulang.

Tulang menyimpan kalsium dengan baik, namun membutuhkan kadar kalsium yang tinggi untuk tetap kuat. Ketika kadar kalsium secara kalsium menurun, tubuh akan mengalihkan kalsium ini dari ulang dan meningkatkan resiko untuk mengalami cedera.

Kondisi tersebut memakan waktu bertahun-tahun hingga tulang kehilangan masa tulangnya dan kekurangan kalsium jangka panjang dapat menyebabkan masalah serius.

  • Nyeri Haid (PMS)

Kadar kalsium telah dikaitkan dengan nyeri haid (PMS) yang parah. Partisipan pada salah satu studi tahun 2017 melaporkan bahwa pemberian kalsium 500 miligram selama 2 bulan setiap hari dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi retensi cairan.

Pada tahun 2019, penulis dari tinjauan sistematis menympulkan bahwa kekurangan vitamin D dan kalsium selama siklus menstruasi dapat berkontribusi pada gejala PMS, tim tersebut mengusulkan untuk meggunakan suplemen untuk membantu meredakan gejalanya.

  • Masalah Gigi

Ketika tubuh kekurangan kalsium, tubuh menariknya dari sumber tertentu, conohnya gigi. Hal ini dapat memicu masalah gigi, termasuk iritasi gusi, gigi rapuh dan gigi berlubang. Juga kekurangan kalsium pada bayi dapat memperlambat pembentukan gigi.

  • Depresi

Kekurangan kalsium telah berkaitan dengan gangguan suasana hati, termasuk depresi, meskipn buktinya hingga saat ini masih belum lengkap.

Komplikasi Akibat Kekurangan Kalsium

Kekurangan kalsium berkaitan dengan kondisi-kondisi berikut:

  • Kejang
  • Gangguan gigi
  • Deprsi
  • Berbagai kondisi kulit
  • Nyeri sendi dan nyeri otot kronis
  • Patah tulang
  • Kelumpuhan

Sebuah studi yang melibatkan 1.038 orang dirawat karena perawatan kritis di Rumah Sakit Universitas Royal Liverpool dan menemukan bahwa 55,2 persen diantarnaya adalah hipokalsemik dan 6,2 persen diantaranya memiliki kondisi yang parah.

Kekurangan kalsium dapat terjadi karena berbagai alesan dan sangat mudah untuk di cegah dengan mengubah pola makan.

Kebanyakan orang dengan kekurangan kalsium akan disarankan untuk mengonsumsi suplemen atau mendapatkan obat injeksi tertentu untuk melihat gejalanya dalam beberapa waktu. Orang-orang dengan kekurangan kalsium akan di monitor untuk mencegah komplikasinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!