14 Kondisi yang Menyebakan Siklus Haid Terganggu

14 Kondisi yang Menyebakan Siklus Haid Terganggu

14 Kondisi yang Menyebakan Siklus Haid Terganggu

acepherbal.com – Siklus haid atau menstruasi dihitung dari hari pertama pada haid sebelumya hingga hari pertama haid berikutnya. Siklus haid diaggap tidak beraturan jika tidak terjadi haid selama 38 hari atau lebih, namun durasi haid setiap orang berbeda-beda,

Haid tidak lancar dapat disebabkan berbagai kondisi, dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi kesehatan yang mendasarinya. Dalam kasus yang parah, Anda harus segera mencari pengobatan ika kondisi ini terjadi secara berkepanjangan.

14 Kondisi yang Menyebakan Siklus Haid Terganggu

1. Kehamilan

Kehamilan dapat menyebabkan terlambat haid atau hanya mengalami flek. Beberapa gejala awal dari kehamilan diantaranya:

  • Mual di pagi hari
  • Sensitif terhadap bau
  • Pembengkakan pada payudara
  • Kelelahan

Jika Anda terlambat haid atau menyadari perubahan siklus menstruasi dan setelah melakukan hubungan seksual, cobalah untuk melakukan tes kehamilan di rumah atau kunjung dokter kandungan.

Jika Anda postif hamil dan merasakan sakit yang tajam pada panggul atau perut dan berlangsung selama beberapa menit, segera periksakan karena bisa menjadi kondisi kehamilan etopik atau keguguran.

2. Alat Kontrasepsi

Pil KB dan alat kontrasepsi yang dimasukan ke dalam rahim atau IUD dapat menyebakan pendaahan abnorml.

Pil KB dapat menyebabkan munculnya flek diantara siklus haid sehingga haid memiliki durasi yang lebih pendek, sementara IUD dapat menyebakan pendarahan berat.

3. Sedang Menyusui

Prolaktin merupakan hormon yang bertanggung jawab menghasilkan ASI. Prolaktin dapat menekan hormon reproduksi yang menyababkan durasi haid menjadi lebih pendek atau tidak ada haid sama sekali selama menyusui.

4. Perimenopause

Perimenopause merupakan fase transisi sebelum memasuki fase menopause. Kondisi ini biasnaya dimulai ketika memasuki usia 40an tetapi juga dapat terjadi lebih awal.

Anda bisa mengalami tanda dan gejala yang berlangsung selama 4 hingga 8 tahun, dimulai dengan perubahan pada siklus menstruasi.

Fluktasi kadar estrogen selama waktu ini dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi lebh lama atau lebih pendek. Beberpa gejala ini diantaranya:

  • Hot flashes atau perasaan panas yang datang secara tiba-tiba
  • Berkeringat di malam hari
  • Perubahan suasana hati
  • Kesulitan tidur
  • Vagina kering

5. Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)

Siklus haid yang tidak beraturan menjadi gejala umum dari sindrom polikistik ovarium (PCOS). Jika Anda memiliki PCOS, Anda akan melewatkan haid atau pendarahan berat saat datang bulan. PCOS dapat menyebabkan:

  • Kemandulan
  • Rambut berlebih pada wajah atau bagian tubuh lainnya
  • Bertambahnya berat badan atau obesitas

6. Masalah Tiroid

Pada penelitian tahun 2015 menemukan bahwa 44% partisipan dengan haid tidak lancar juga mengalami masalah tiroid.

Hipotiroid atau tiroid yang tidak aktif dapat menyebabkan haid berat, berkepanangan dan kram perut yang parah. Anda juga akan mengalami kelelahan, sensitif terhadap suhu tinggi dan bertambahnya berat badan.

Kadar hormon yang tingggi disebut dengan hipertiroid dapat menyebakan haid menjadi lebih ringan dan -berdurasi pendek. Anda juga akan mengalami:

  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Kecemasan dan gugup
  • Palpilasi jantung

Pembengkakan pada leher merupakan gejala yang sering terjadi pada penderita gangguan tiroid.

7. Fibroid Rahim

Fibroid merupakan tumor otot yang berkembang di dinding rahim. Kebanyakan fibroid bersifat non-kanker dan dapat berukuran sekecil biji apel hingga seukuran anggur.

Fibroid dapat menyebakan haid menjadi lebih sakit dengan pendarahan hebat yang dapat menyebabkan anemia. Anda juga dapat mengalami :

  • Tekanan atau nyeri pada panggul
  • Nyeri pinggang
  • Nyeri pada kaki
  • Nyeri saat berhubungan seksual

Kebanyakan kasus fibroid tidak membutuhkan pengobatan dan gejaanya dapat diatasi dengan obatan pereda rasa sakit dan suplemen zat besi jika kondisi ini disertai dengan anemia.

8. Endometriosis

Endometriosis menyerang 1 dari 10 wanita di usia reproduksi. Kondisi ini terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim tumbuh hingga ke bagian luar rahim.

Endrometriosis dapat menyebabkan rasa sakit bahkan dapat menyebabkan kram menstruasi hingga pendarahan berat, haid berkepanjangan dan pendarahan diantara siklus haid. Gejala lain yang dapat terjadi diantaranya:

  • Sakit pada pencernaa
  • Nyeri saat buang air besar
  • Nyeri saat atau setelah berhubungan seksual
  • Interfertilitas

Saat ini tidak ada obat tertentu yang dapat menyembuhkan kondisi tertentu, namun gealanya dapat dikelola dengan obat-obatan atau terapi hormon.

9. Berat Badan Berlebih

Obesitas dikenal dapat menyebakan haid tidak lancar. Peneliti menunjukan bahwa berat badan berlebih dapat memengaruhi hormon dan kadar insulin yang dapat mengganggu siklus menstruasi.

berat badan yang bertambah dnegan cepat juga dapat ketidakteraturan pada siklus haid. Bertambahnya berat badan dan hhaid tidak lancar merupakan gejala umum dari PCOS dan hipotiroid yang harus mendapatkan pengobatan yang tepat.

10. Penurunan Berat Badan yang Ekstrim dan Gangguan Makan

Menurunnya berat badan yang cepat dapat menghentikan siklus menstruasi. Tidak mengonsumsi kalori yang cukup dapat mengganggu produksi hormon yan dibutuhkan ovulasi.

Jika dianggap kurus atau berat badan di bawah rata-rata jika indeks masa tubuh berada di bawah 18.5. Bersama dengan berhentinya siklus menstruasi, Anda juga akan mengalami kelelahan, sakit kepala dan rambut rontok. Segera kunjungi para ahli kesehatan jika Anda:

  • Memiliki berat badan di bawah rata-rrata
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab
  • Memiliki gangguan makan

11. Olahraga Berlebih

Olahraga berlebih atau secara intens menunjukan dapat mengganggu hormon yang bertanggung jawab terhadap siklus haid.

Atlit wanita yang melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang intensif seperti penari ballet dapat mengembengkan amenor  yang menyebakan terlambat haid atau siklus haidnya berhenti.

Mengurangi olahraga dan meningkatkan asupan kalori dapat membantu mengebalikan siklus haid yang normal.

12. Stres

Peneliti menunjukan bawha stres dapat menggangu siklus haid karena dapat menggangguh bagian otak yang mengontrol hormon yang mengatur siklus haid. Siklus haid ini akan kembali normal setelah haid Anda berkurang.

13. Obat-obatan Tertentu

Obat-obat tertentu dapat mengganggu siklus menstruasi, diantaranya:

  • Terapi pengganti hormon
  • Pengencer darah
  • Obat tiroid
  • Obat epilepsi
  • Antidepresan
  • Obat kemoterapi
  • Aspirin dan ibuprofen

14. Kanker Serviks dan Kanker Endometrium

Kanker serviks dan kanker endometroum yang dapat menyebabkan perubahan pada siklus menstrusi bersama dengan pendarahan diantara siklus menstruasi atau pendarahan hebat.

Pendarahan selama atau setelah hubungan seksual dan keluarnya keputihan abnormal merrupakan gejala lain dari kanker ini.

Penting untuk diingat bahwa gejala ini dapat disebakan oleh berbagai masalah kesehatan sehingga penting untuk membicarakan dengan para ahli kesehatan terlebih dahulu.

Siklus haid yang tidak teratur dapat disebabkan oleh beberapa hal dan beberapa diantaranya bersifat serius. Mengubah pola makan dengan diet seimbang, olahraga teratur dan menghindrari stres dapat menjadi beberapa cara yang mudah untuk mengatasi haid yang tidak lancar.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!