Anjuran dan Pantangan Makanan untuk Pembesaran Prostat

Anjuran dan Pantangan Makanan untuk Pembesaran Prostat

Anjuran dan Pantangan Makanan untuk Pembesaran Prostat

acepherbal.com – Prostat merupakan kelenjar kecil yang berada dibelakang kandung kemih laki-laki. Kelenjar ini berfungsu menghasilkan air mani selama hubungan seksual. Cairan bernutrisi tinggi ini membawa sperma selama masa ejakulasi.

Ketika bertambahnya usia pada laki-laki, kelenjar prostat akan mengalami pembesaran dan kondisi ini dikenal sebagai benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran kelenjar prostat jinak.

Kelenjar prostat di kontrol oleh hormon yang kuat dikenal sebagai hormon seksual, termasuk testosteron.

Pada kelenjar prostat tersebut, testosteron diubah menjadi hormon lain disebut dengan dihydrotestosterone (DHT). Kadar DHT yang tinggi menyebabkan sel dalam prostat menjadi membesar.

Gejala Pembessaran Pembesaran Prostat

Pembesaran prostat bening atau BPH merupakan kondisi yang wajar. Adapun gejala-gejala yang menyertainya seperti:

  • Meningkatnya keinginan untuk buang air kecil
  • Kesulitan untuk memulai buang air kecil
  • Aliran buang air kecil yang lemah
  • Gangguan buang air kecil
  • Beser, tertama pada malam hari
  • Inkontinensia
  • Nyeri setelah ejakulasi
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Retensi urinasi atau ketidakmampuan untuk buang air kecil

Gejala-gejala ini terjadi ketika pembesaran prostat menghalangi uretra, saluran yang menghubungkan kandung kemih dan tubuh bagian luar. Penyumbatan ini dapat menyulitkan buang air kecil bahkan tidak buang air kecil sama sekali.

Anjuran dan Pantangan Makanan untuk Pembesaran Prostat

Makanan dan minuman tertentu diketahui memiliki dampak pada kesehatan prostat dimana memiliki efek tertentu pada testosteron dan hormon lainnya.

Para ahli telah menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi daging dan produk susu dapat meningaktkan resiko kanker dan pembesaran prostat. Terutama pada mereka yang tidak mengonsumsi buah dan sayur yang cukup.

Anjuran Makanan untuk Pemebesaran Prostat

Diet kaya buah, sayur, dan lemak sehat dipercya dapat menjaga kesehatan prostat. Makanan yang dimaksud diantaranya:

  • Salmon, salmon kaya akan lemak sehat yang mengandung asam lemak omega-3, yang dapat membantu mencegah dan mengurangi peradangan dalam tubuh. Selain salmon Anda juga bisa mencoba mengonsumsi ikan sarden dan trout yang memiliki kandungan jenis lemak yang sama.
  • Tomat, tomat mengandung lycopene, sebuah antioksidan yang bermanfaat untuk sel kelenjar prostat. Memasak tomat menjadi saus atau sup dapat membantu mengeluarkan lycopene dan membuatnya terdeteksi oleh tubuh.
  • Buah berry, strawberry, blueberry, raspberry dan blackberry merupakan sumber yang baik dari antioksidan, yang dapat membantu menangkal radikal bebas dari dalam tubuh. Radikal bebas merupakan produk samping dan reaksi yang terjadi dalam tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan dan peknyakit seiring berjalannya waktu.
  • Brokoli, brokoli dan sayuran cruciferous termasuk, pok choy, kembang kol dan kubis mengandung senyawa yang disebut dengan sulforaphane. Kandungan tersebut dipercaya dapat melawan sel kanker dan menjaga kesehatan prostat.
  • Kacang tanah, merupakan makanan yang kaya akan seng. Dimana seng sendiri ditemukan dalam prostat dengan konsentrasi tinggi dan dapat membantu menyeimbangkan testosteron dan DHT. Selain kacang tanah, kerang dan legume juga tinggi akan seng.
  • Buah sitrus, yang terdiri dari jeruk, lemon, jeruk nipis dan grapefruit merupakan buah yang memiliki kandungan vitamin C tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan kelenjar prostat.
  • Bawang putih dan bawang merah, salah satu studi menemukan bahwa laki-laki dengan BPH cenderung mengonsumsi bawang putih dan bawang merah yang sedikit dibandingkan emreka yang non-BPH. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengonfirmasi hasil ini. Akan tetapi bik bawang putih maupun bawang merah merupakan komponen makanan yang sehat untuk ditambahkan ke menu diet.

Pantangan Makanan untuk Pembesaran Prostat

Diet sehat untuk pembesaran prostat tidak hanya mengonsumsi makanan yang baik. Diet sehat tersebut juga mewajibkan Anda untuk menghindari jenis makanan yang dapat memperburuk kondisi prostat. Beberapa makanan yang harus dihindari diantaranya:

  • Daging merah, para ahli menyarankan bahwa mengonsumsi daging merah dapat meningkatkan kesehatan prostat. Faktanya, konsumsi dagian sehari-hari dipercaya meningkatkan pembesaran prostat hingga 3x lipat.
  • Produk susu, seperti halnya daging, konsumsi produk susu setiap hari juga telah dikaitkan dengan peningkatan resiko dari BPH. Mengurangi konsumsi mentega, keju dan susu juga dapat membantu mengurangi gejala BPH.
  • Kafein, kafein daoat bertindak sebagai diuretik, yang berarti dapat berdampak pada seberapa banyak dan seberapa sering buang air kecil seseorang. Mengurangi konsumsi kopi, teh, soda dan cokelat dapat membantu mengurangi gejala dari BPH ini.
  • Alkohol, alkohol juga membantu stimulasi produksi urin. Laki-laki dengan BPH kemungkinan akan mengalami peningkatan kesehatan jika mereka mengurangi konsumsi alkohol.
  • Sodium, asupan garam yang tinggi juga dapat meningkatkan buang air kecil yang merupakan gejala dari BPH. Mengikuti diet rendah sodium dengan mengurangi konsumsi garam dan menghindari makanan olahan dapat bermanfaat bagi Anda yang mengalami pembesaran prostat.

Mengelola Pembesaran Prostat

Perubahan pola diet dapat sangat efektif pada beberapa orang, namun agar maksimal, Anda bisa mencoba mengubah pola hidup agar sama-sama membantu mengatasi BPH ini.

Beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk mengelola gejala dari BPH, diantaranya:

  • Mengelola stres
  • Berhenti merokok
  • Menghindari minum air yang banyak di malam hari untuk menghindari beser ketika waktu tidur
  • Mengosongkan kandung kemih ketika buang air kecil
  • Melakukan senam dasar panggul
  • Menghindari obat-obatan yang dapat memperburuk gejala seperti antihistamin, diuretik dan dekongestan jika perlu
  • Mengurangi asupan cairan menjadi 2 liter per hari.

Jika pola hidup ini tidak efektif, kemungkinan pengobatan tertentu dapat membantu mengatasi kondisi BPH yang Anda rasakan saat ini.

source: https://www.medicalnewstoday.com/articles/321079

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!