Rekomendasi Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Haid

Rekomendasi Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Haid

Rekomendasi Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Haid

acepherbal.com – Sakit atau kram perut memang menjadi kondisi umum yang dirasakan saat haid. Dalam beberapa kasus tak jarang sesorang harus mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk mengatasi rasa nyerinya.

Namun tak selalu dengan obat-obatan, nyeri haid ini juga bisa diredakan dengan mengonsumsi makanan tertentu, meskipun penelitian masih harus dilakukan untuk membuktikan sejumlah manfaatnya.

Rekomendasi Makanan yang Harus Dikonsumsi Saat Haid

Beberapa bukti dari penelitian menunjukan bahwa makanan tertentu dapat membantu mengatasi gejala haid. Menurut Office on Women’s Health sektar 90% orang mengalami gejala pre-menstruasi, diantaranya:

  • Kram
  • Sakit pinggang
  • Kelelahan
  • Perubahan suasana hati
  • Perut kembung
  • Konstipasi atau diare
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada payudara
  • Jerawat

Gejala-gejala diatas diketahui dapat diatasi dengan mengubah pola makan, berikut adalah beberapa makanan yang direkomendasikan, diantaranya:

Buah dan Sayur

Buah dan sayuran merupakan sumber serat dan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dan terutama sangat baik membantu mengatasi gejala menstruasi.

Penelitian 2018 dari terhadap mahasiswa di Spanyol menemukan bahwa diet vegetarian yang membuktikan bahwa mengonsumsi buh dan sayur dapat mengurangi kram dan mengurangi nyeri haid.

Dalam beberapa penelitian yang dibahas penulis menyebutkan bahwa makanan ini masih belum mengatasi gejala yang berkaitan dengan endometriosis.

Asam lemak Omega 3

Asam lemak omega 3 dapat mengatasi peradangan pada tubuh dan membantu meredakan nyeri haid. Salah satu penelitian pada tahun 2012 melihat efek supleemen omega-3 dan intensivitas nyeri haid pada wanita usia 18-22 tahun.

Ada dua kelompok yang melakukan uji coba ini, satu kelompok mengonsumsi suplemen omega-3 dan satu kelompok yang mengonsumsi placebo.

Partisipan di kelompok omega-3 mengalami penurunan sensitivitas nyeri haid. Mereka juga mengonsumsi beberapa dosis ibu profen unuk mengelola rasa nyerinya. Beberapa makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 diantaranya:

  • Salmon
  • Tuna
  • Sarden
  • Biji rami dan minyak bii rami
  • Chia seeds
  • Walnut
  • Minyak algal
  • Minyak kanola dan kedelai
  • Yogurt, jus dan susu
  • Zat Besi

Menstruasi menyebabkan kadar zat besi menurun seiring darah haid yang keluar. Pada kasus yang jarang darah haid yang keluar dalam jumlah yang sangat banyak dapat menyebabkan anemia.

Menurut National Institutes of Health, wanita dengan haid berat (menorrhagia) dapat mengalami penurunan zat besi selama siklus menstruasi daripada mereka dengan pendarahan normal siklus menstruasi.

Penelitian tahun 2013 menemukan partisipan yang mengonsumsi zat besi non-heme, yang berasal dari tumbuhan memiliki resiko rendah untuk mengalami gejala yang berkaitan dengan menstriasi. Makanan yang tinggi zat diantaranya:

  • Tiram
  • Daging dan hati sapi
  • Sereal
  • Tahu
  • Kacang-kacangan dan lentil
  • Bayam
  • Sarden
  • Cokelat hitam
  • Mengurangi asupan Sodium

Menurunkan asupan sodium dapat membantu mengurangi perut kembung dan bertambahnya berat badan yang berkaitan dengan haid.

Pada penelitian tahun 2019 dalam American Journal of Gastroenterology mengindikasikan bahwa meningkatkan asupan sodium dapat meningkatkan kemungkinan untuk mengalami perut kembung.

Secara umum, American Heart Assocition mengindikasikan bahwa kebanyakan orang harus mengonsumsi sodium tidak lebih dari 1.500 miligram per harinya. Menjaga kadar sodium di bawah rata-rata dapat membantu mengurangi perut kembung.

Makanan yang Harus Dihindari Saat Haid

Seperti makanan yang dapat mengatasi gejala saat haid, ada juga makanan yang dapat memicu gejala haid semakin parah. Berikut beberapa makanan yang biasanya dapat menyebabkan peradangan atau perut kembung. Beberapa makanan tersebut diantaranya:

  • Makanan olahan
  • Makanan yang tinggi sodium dan gula
  • Makanan dengan bahan dasar teputng seperti pasta atau roti
  • Makanan yang memicu gas seperti kembang kol

Perubahan pola makan dapat meredakan gejala menstruasi pada beberapa orang dan membuat Anda menjadi lebih sehat dan tidak terlalu merasakan sakit akibat menstruasi.

Misalnya mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi dapat mengisi kembali penyimpanan zaat besi ketika seseorang kehilangan darah cukup banyak.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!