10 Makanan yang Kaya Akan Kandungan Mineral

10 Makanan yang Kaya Akan Kandungan Mineral

acepherbal.com – Mineral merupakan elemen yang dapat ditemukan di dalam bumi dan makanan serta penting untuk kesehatan. Misalnya saja mineral-mineral ini dibutuhkan untuk fungsi jantung dan otak serta produksi hormon dan enzim.

Mineral dibagi menjadi berdasarkan seberapa banyak tubuh membutuhkannya. Makromineral dibutuhkan dalam jumlah besar seperti kalsium, kalium, sodium, khlorida, fosfor dan magnesium.

Meskipun sama-sama penting, beberapa mineral berikut hanya ditumbuhkan dalam jumlah yang kecil diantarnya, besi, tembaga fluoride, selenium, seng, kromium, molibdenum, yodium dan mangan.

10 Makanan yang Kaya Akan Kandungan Mineral

Mineral dapat ditemukan dalam sejumlah makanan tetapi ada beberapa makanan yang mengandung mineral dalam jumlah yang tinggi.

Berikut ini merupakan daftar makanan dengan kadungan mineral paling banyak, diantaranya:

  • Kacang dan Biji-bijian

Kacang dan bji-bijian mengandung berbagai mineral terutama magnesium, seng, mangan, tembaga, selenium dan fosfor.

Banyak jenis kacang dan biji-bijian tertentu yang mengandung mineral yang cukup menjanjikan. Misalnya saja 1 kacang Brazil menyediakan 174% dari kebutuhan selenium harian semetara ¼ cangkir  (28 gram) biji labu dapat memberikan 40% dari kebutuhan magnesium harian.

  • Kerang

Kerang termasuk tiram merupakan sumber mineral terkonsentrasi dan mengandung selenium, seng, tembaga dan besi yang tinggi.

Mengonsumsi 6 buah tiram dengan ukuran sedang (84 gram) dapat memenuhi kebutuhan seng dan tembaga dengan menyediakan 30% dan 22% dari kebutuhan selenium dan zat besi harian.

Seng merupakan nutisi penting untuk fungsi imun, produksi DNA, pembelahan sel dan produksi protein.

Ibu hamil dan menyusui, penderita gangguan pencernaan, mereka yang mengonsumsi obat-obatan terentu, remaja dan orang deasa merupakan populasi yang beresiko mengalami kekurangan seng, yang dapat memengaruhi respon imun, menghambat pertumbuhan dan perkembangan serta meningkakan infeksi.

  • Sayuran Cruciferous

Mengonsumsi sayuran cruciferous, seperti kembang kol, brokoli, Swiss chard, kubis Brussel telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk membantu mengaasi penyakit kronis.

Sayuran cruciferous meliputi brokoli, kale, kubis, selada yang sangat kaya akan sulfur. Merupakan mineral yang diperlukan untuk fungsi sel, produksi DNA, detoksifikasi dan sintesis glutanoin, ialah antioksidan kuat yang dihasilkan oleh tubuh.

Selain sulfur, sayuran cruciferous merupakan sumber yang baik dari banyak mineral lainnya seperti magnesium, kalium, mangan dan kalsium.

  • Daging Organ

Meskipun tidak sepopuler sepeti sumber proein lainnya misalnya ayam dan steik, daging organ merupakan salah satu makanan padat mineral yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi.

Misalnya, irisan hati sapi (85 gram) dapat memnuhi kebutuhan tembaga harian yang menyediakan 55% selenium, 41% seng, 31% besi, dan 33% fosfor.

Selain itu, daging organ juga tinggi akan vitamin dan protein termasuk vitamin B12, vitamin A dan folat.

  • Telur

Telur sering kali diseebut sebagai multivitamin alami. Diketahui bahwa telur utuh kaya akan nutrisi dan menyediakan banyak mineral penting.

Tak hanya tu saja, telur juga kaya akan zat besi, fosfor, zinc dan selenium serta berbagai viamin, lemak sehat, antioksidan dan protein.

Meskipun banyak orang yang meenghindari kuning telur karena kandungan kolesterolnya, namun kuning telur ini mengandung vitamin, mineral dan manfaat lainnya, sehingga pastikan Anda untuk mengonsumsi telur utuh agar mendapatkan manfaatnya.

  • Kacang Polong

Kacang polong dikenal karena memiliki kandungan serat dan protein juga menjadi sumber mineral seperti kalsium, magnesium, besi, fosfor, kalium, mangan, tembaga dan seng.

Namun, kacang polong juga mengandung antinutrien, termasuk fitat, yang dapat menurunkan penyerapan nutrisi.

Namun penelitian telah menunjukan bahwa mengonsumsi kacang polong dengan benar dapat meningkatkan ketersedian mineral yang ada di dalamnya.

  • Biji Cokelat

Meskipun tidak pernah dikatikan dengan makanan padat nutrisi, produk cokelat sarat akan mineral. Cokelat dan produk olahannya sangat kaya akan magnesium dan tembaga.

Magnesium dibutuhkan untuk produksi energi, regulasi tekanan darah, fungsi saraf, pengontrol gula darah dan masih banyak lagi.

Tembaga dibutuhkan untuk pertumbuhhan dan perkembangan, metabolisme karbohidrat, penyerapan zat besi dan pembentukan sel darah merah.

  • Alpukat

Alpukat merupakan buah lembut yang mengandung lemak sehat, serat, vitamin dan mineral. Buah ini juga kaya akan magnesium, kalium, mangan dan tembaga.

Kalium merupakan mineral yang pening untuk mengatur tekanan darah dan kesehaan jantung. Penelitian menunjukan bahwa makanan yang tinggi kalium seperti alpukat dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke.

Sebuah tinjauan dari 33 penelitian yang menyertakan 128.644 orang dengan asupan kalium tinggi memiliki penurunan resiko stroke sebesar 24% dan mengurangi faktor resiko penyakit jantung salah satunya tekanan darah tinggi.

  • Buah Beri

Buah Beri meliputi stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry dan tidak hanya lezat, tetapi juga tinggi akan mineral yang penting.

Buah beri juga merupakan sumber yang baik dari kalium, magnesium dan mangan. Mangan merupakan mineral penting untuk berbagai fungsi metabolik termasuk metabolisme energi seperti sistem imun dan fungsi saraf.

Mineral ini juga dibutuhkan untuk perumbuhan dan mempertahankan kesehatan tulang dan jaringan ikat sera membuat antioksidan yang membantu menjaga sel dari kerusakan oksidatif.

  • Yogurt dan Keju

Produk susu termasuk yogurt dan keju merupakan beberapa sumber kalsium tinggi. Kalsium dibutuhkan untuk mempertahankan kesehatan sistem keletal dan penting untuk sistem saraf dan kesehatan jantung.

Penelitian menunjukan bahwa orang dewasa tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup dari makanannya.

Menambahkan jumlah produk susu seperti yogurt dan keju pada menu makan dapat meningkatkan asupan kalsium serta mineral lainnya seperti kalium, fosfor, zinc dan selenium

Namun untuk orang-orang yang tidak bisa mengonsumsi produk susu, asupan mineralnya bisa di dapatkan dari kacang-kacangan serta sayuran hijau.

Mineral merupakan kandungan yang sangat penting untuk kesehatan. Meski demikian, supaya asupan mineral tetap terpenuhi ada baiknya untuk mengonsumsi makanan yang dikemas dengan kandungan mineral yang beragam.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!