6 Manfaat Saffron untuk Kesehatan Tubuh

6 Manfaat Saffron untuk Kesehatan Tubuh

6 Manfaat Saffron untuk Kesehatan Tubuh
acepherbal.com – Saffron merupakan rempah dengan bau yang kuat dan memiliki warna yang unik. Rempah ini juga kaya akan antioksidan yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

Bukti terbaru menunjukan bbahwa saffron dapat meningkatkan suasana hati, meningkatkan libido dan melawan stres oksidatif. Saffron secara umum aman unuk dikonsumsi dan sangat mudah untuk ditambahkan ke dalam menu diet.

6 Manfaat Saffron untuk Kesehatan Tubuh

Saffron merupakan rempah yang berasal dari yang masih satu famili dengan bunga lily. Saffron dibandrol dengan harga yang cukup tinggi dikarenakan tingkat kesulitan dalam proses menanamnya.

Para petani saffron harus dengan hati-hati memetik bunga saffron dengan menggunakan tangan satu per satu, maka tak heran saffron menjadi rempah termahal di dunia. Beberapa manfaat dari saffron ini diantaranya:

1. Mengandung Antioksidan Tinggi

Para ahli kesehatan mengklaim bahwa saffron mengandung antioksidan yang tinggi. Berdasarkan tinjauan tahun 2015, antioksidan utama yang bersifat aktif diantaranya:

  • Crocin
  • Picrocrocin
  • Safranal
  • Senyawa lain seperti kaempferol dan crocetin

Antioksidan ini dapat membantu melawa stres oksidatif dan radikal bebas dalam tubuh. Dimana stres oksidatif dan radikal bebas memainkan peran dalam perkembangan berbagai kondisi kesehatan termasuk kanker dan penyakit jantung.

Jenis antioksidan yang terdapat dalam saffron dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

2. Mencegah Gangguan Sistem Saraf

Antioksidan dalam saffron memainkan peran dalam menjaga tubuh dari gangguan yang menyerang sistem saraf.

Peneliian tahn 2015 mencatat bahwa senyawa dalam saffron, seperti crocin, menunjukan dapat mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif dalam otak, yang mana mafaat ini sangatlah baik untuk keseehatan otak dan sistem saraf.

Sebuah penellitian yang tercatat dalam jurnal Antioksidant menyebutkan bahwa saffron secara teori dapat membantu mengatasi gejala Alzheimer dikarenakan bermanfaat untuk meningkatkan memori dan sifat antiinflamasi yang dimilikinya.

Orang-orang dengan Alzheimer ringan hingga sedang yang mengonsumsi saffro selama 22 minggu dapat meningkatkan kemampuan kognitif dibandingkan mereka yang mengonsums obat donepezil.

Orang-orang yang mengonsumsi saffron juga mengalami efek samping yang sedikit. Meskipun begitu, manfaat dari saffron ini tetap harus di tinjau lebih jauh.

3. Meningkatkan Suasana Hati

Ada juga beberapa bukti yang berkembang dan menyebutkan bahwa saffro dapat meningkatkan suasana hai dan bermanfaat untuk mereka yang mengalami depresi.

Sebuah penelitian dalam Journal of Behavioral and Brain Science menemukan bahwa ekstrak saffron dapat meningkatkan kadar dopamin di otak tanpa mengubah kadar hormon lain di otak, misalnya saja serotonin.

Penelitian lain menyebutkan bahwa mengonsumsi 30 mg saffron setiap hari dapat memiliki efek yang miri dengan obat-obatan depresi ringan hingga sedang, seperti imipramine and fluoxetine.

Meskipun beberapa orang merekomendasikan penggunaan saffron sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan suasana hati, namun masih sangat dini untuk dijadikan pengobatan utama untuk mengatasi gejala depresi

4. Meningkatkan Libido

Saffron diketahui dpat membantu meningkatkan gairah dan fungsi seksual baik pada laki-laki maupun perempuan.

Para ahli meninjau efek saffron pada masalah infertilitas pria dan mencatat bahwa saffron ini memiliki efek yang positf terhadap disfungsi ereksi dan gairah seksual secara keseluruhan, tanpa mengubah viabilitas air mani.

Sebuah penelitian yang berasal dari tahun 2012 melihat efek saffronterhadap wanita yang diketahui mengalami disfungsi seksual karena mengonsumsi antidepresan fluoxetine.

Wanita yang mengonsumsi 30 mg saffron setiap harinya selama 4 minggu mengalami peningkatkan gairah seksual dan lubrikasi vagina dibandingkan mereka yang mengonsumsi placebo.

5. Mengurangi Gejala PMS

Saffron juga dapat berfungsi untuk menurunkan gejala premenstrual syndrome (PMS). Penulis dari tinjauan tahun 2015 melihat penelitian pada saffron dan PMS.

Wanita yang berusia 20-45 tahun yang mengonsumsi 30 mg saffron setiap harinya mengalami penurunan gejala daripada mereka yang hanya mengonsumsi placebo.

Selain itu, wanita yang hanya mencium aroma saffron selama 20 menit mengalami penurunan kadar hormon kortisol dalam sistem yang juga berkontribusi dalam penurunan gejala PMS.

6. Membantu Menurunkan Berat Badan

Ada beberapa bukti yang menyebutkan bahwa saffron dapat membantu menurunkan berat badan dan membatasi nafsu makan.

Sebuah studi dalam Journal of Cardiovaskular and Thoracic Research menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak saffron dapat membantu orang-orang dengan penyakit arteri koroner dengan menurunkan indeks masa tubuh, massa lemak total dan lingkar pinggang.

Resiko dan Efek Samping

Secara umum, konsumsi saffron hanya memiliki resiko yang sangat kecil. Saffron dapat dimasukan ke dalam list makanan sehari-hari tanpa memiliki resiko yang parah saat dikonsumsi.

Mengonsumsi 1.5 garam per hari secara umum masih aman, namun jika berlebihan saffron ini dapat bersifat racun, hingga para ahli menyebutkan bahwa mengonsumsi 5 gram saffron dapat bersifat racun.

Dosis yang sangat tinggi lebih berbahaya pada beberapa orang. Misalnya, penulis dari sebuah penelitian mencatat bahwa wanita hamil harus menghindari mengonsumsi saffron sebanyak 5 gram perhari karena dapat menstimulasi rahim.

Reaksi alergi juga dapat terjadi terutama bagi orang-orang yang merasakan reaksi alergi setelah mengonsumsi saffron.

Saffron merupakan herbal kuno dan memiliki harga yang cukup mahal. Senyawa antioksidan di dalamnya dipercaya dapat mengurangiresiko dari kondisi kronis tertentu yang berkaitan dengan stres oksidatif.

Ada sedikit bukti yang menyebutkan bahwa antioksidan ini sangat bermanfaat untuk tubuh bagi orang-orang yang mengonsumsinya bersama buah dan sayur.

Meskipun masih banyak penelitian yang dilakukan namun, saffron ini dapat membantu meningkatkan suasana hati, meningkatkan fungsi seksua dan mengurangi gejala PMS pada beberapa orang.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!