Kandungan Nutrisi dan Manfaat Spirulina untuk Kesehatan Tubuh

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Spirulina untuk Kesehatan Tubuh

acepherbal.com – Spirulina merupakan jenis alga biru hijau yang dapat dikonsumsi sebagai suplemen harian. Banyak yang beranggapan bahwa spirulina merupakan makanan super atau “super food” dikarenakan kandungan nutrisi dan manfaat kesehatannya yang sangat besar.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Spirulina untuk Kesehatan Tubuh

Spirulina memiliki kandungan protein dan vitamin yang tinggi, kandungan inilah yang membuat spirulina menjadi suplemen harian yang sangat baik terutama bagi orang-orang vegetarian.

Para ahli menyatakan bahwa spirulina memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, serta memiliki kemampuan untuk mengatur siste imun. Adapun beberapa manfaat yang akan kita peroleh ketika mengonsumsi spirulina diantaranya:

1. Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi

Mengonsumsi spirulina merupakan salah satu cara untuk memenuhi asupan protein dan vitamin seseorang tanpa efek samping. Dalam 1 sendok makan atau 7 gram spirulina, mengandung:

  • 20 kalori
  • 4.02 g protein
  • 1.67 g karbohidrat
  • 0.54 g lemak
  • 8 mg kalsium
  • 2 mg zat besi
  • 14 mg magnesium
  • 8 mg fosfor
  • 95 mg kalium
  • 73 mg sodium
  • 0.7 mg vitamin C

Spirulina juga mengandung thiamin, riboflavin, niacin, folate dan vitamin B-6, A, dan K. Sehingga mengonsumsi spirulina secara rutin dapat membuat Anda mendapatkan diet seimbang dan nutrisi yang cukup.

2. Meningkatkan kesehatan usus

Spirulina dapat dicerna dengan mudah karena strukturnya yang tidak memiliki dinding berserat yang keras. Dibutuhkan penelitian lebih pada manusia mengenai manfaatnya untuk kesehatan usus.

Namun penelitian hewan telah mengindikasikan bahwa spirulina dapat mendukung kesehatan usus seiring bertambahnya usia. Salah satunya terlihat pada penelitian 2017, dimana tikus tua diberikan spirulina dan terlihat bahwa bakteri baik tetap terjaga keberadaannya meskipun sudah memasuki masa penuaan.

Disamping itu, spirulina mengandung serat yang banyak sehingga dapat dijadikan makanan sehat untuk memenuhi asupan serat yang Anda butuhkan.

3. Mengatasi diabetes

Spirulina menunjukan kemampuan yang menjanjikan untuk mengelola gejala diabetes. Tetapi penelitian lebih lanjut dibutuhkan sebelum para ahli kesehatan dapat merekomendasikan spirulina ini sebagai pengobatan utama untuk diabetes.

Pada tinjauan studi tahun 2018 menemukan bahwa suplemen spirulina secara signifikan menurunkan kadar gula darah puasa seseorang. Memiliki kadar gula darah puasa yang tinggi merupakan masalah yang umum pada penderita diabetes. Hal ini menyatakan bahwa suplemen spirulina dapat membantu seseorang dalam mengontrol diabetes yang dimilikinya.

Kemampuan ini akhirnya diakui, dimana spirulina menunjukan bukti yang menjanjikan sebagai makanan sehat yang dapat mengelola gejala diabetes tipe 2.

Pada penelitian hewan tahun 2017 mendukung pernyataan tersebut, bahwa spirulina dapat membantu mengelola kondisi diabetes seseorang. Pada penelitian ini, para ahli memberikan ekstrak spirulina secara oral pada tikus yang memiliki diabetes tipe 1. Hasilnya, tikus ini menunjukan:

  • Penurunan gula darah
  • Meningkatnya kadar insulin
  • Meningkatkan enzim hati

Para ahli mencatat bahwa efek antioksidan pada spirulina dapat membantu mengatasi diabetes tipe 1.

4. Menurunkan kolesterol

Mengonsumsi ekstrak spirulina dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Kolesterol merupakan lemak tidak sehat yang berada pada darah seseorang yang berkaitan erat dengan penyakit jantung.

Pada tinjauan sistematis dan meta-analisis 2016 menyatakan bahwa mengonsumsi suplemen spirulina dapat memiliki dampak yang baik pada lipid darah atau lemak darah. Pada studi tersebut, spirulina ditemukan dapat mengurangi kolesterol total dan LDL secara siginifikan dan meningkatkan kolesterol HDL.

Pada studi tahun 2013 juga mendukung manfaat dari spirulina ini. Para ahli menamukan bahwa mengonsumsi 1 gram spirulina setiap hari, terjadi penurunan kolesterol total pada partisipan stelah 3 bulan konsumsi.

5. Menurunkan tekanan darah

Seperti yang telah disebutkan di atas, spirulina menjadi salah satu cara untuk menurunkan kolesterol, sehingga kemampuan tersebut juga baik untuk mengontrol tekanan darah seseorang.

Pada sebuah penelitian berskala kecil tahun 2016 menemukan bahwa mengonsumsi spirulina secara rutin selama 3 bulan dapat membantu mengurangi tekanan darah terutama pada mereka yang memiliki berat badan berlebih dan hipertensi.

6. Mencegah penyakit jantung

Kolesterol dan tekanan darah tinggi merupakan kedua kondisi ini sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Karena spirulina dapat membantu mengurangi faktor resiko ini, sehingga ada efek yang memungkinkan bagi spirulina untuk mencegah penyakit jantung.

Pada tinjauan tahun 2013 menyebutkan bahwa alga biru-hijau ini memainkan peran untuk mencegah penyakit jantung. Hal ini dikarenakan spirulina memiliki sifat anti-oksidatif, anti-inflamasi dan dapat menurunkan kolesterol.

7. Meningkatkan metabolisme

Mengonsumsi spirulina dapat membantu meningkatkan metabolisme seseorang. Tingkat metabolisme yang lebih tinggi dapat membuat seseorang memiliki lebih banyak energi. Hal ini juga membantu meningkatkan jumlah kalori yang dibakar setiap hari nya.

Pada penelitian berskala kecil tahun 2014, orang-orang yang mengonsumsi 6 gram spirulina per hari mengalami metabolik efek yang baik, bersama dengan penurunan berat badan.

Orang-orang yang menjadi partisipan dalam penelitian ini memiliki riwayat penyakit perlemakan hati non-alkoholik, dan beberapa penelitian dibutuhkan untuk melihat apakah benar spirulina ini dapat meningkatkan metabolisme pada orang-orang tanpa kondisi ini.

8. Mengurangi gejala alergi

Ketika seseorang memiliki alergi terhadap serbuk sari, debu atau hewan, bagian dalam hidung mereka akan membengkak. Kondisi ini disebut dengan rhinitis alergi. Ada beberapa bukti yang menyebutkan bahwa spirulina dapat membantu mengatasi gejala dari kondisi tersebut.

Pada penelitian tahun 2013 mencatat bahwa spirulina dapat meredakan peradangan saluran napas dan mengurangi kadar histamin dalam tubuh. Dibandingkan plasebo, spirulina dapat mengurangi gejala rhinitis alergi, diantaranya:

  • Hidung berair
  • Sesak napas
  • Hidung terseumbat
  • Gatal

Pada tinjauan tahun 2011 mencatat bahwa ada beberapa alasan yang terbukti bahwa spirulina memiliki efek yang positif terhadap rhinitis alergi, namun masih dibutuhkan percobaan yang lebih besar lagi sebelum para ahli mengetahui dampak yang pasti dari spirulina ini.

9. Tindakan antitoxic

Pada beberapa bagian dunia tertentu, orang-orang beresiko mengalami keracuanan yang berasal dari air minum yang terkontaminasi atau sumber polutan lainnya. Penelitian baru-baru ini menyarankan bahwa spirulina memberikan cara untuk mengatasi masalah ini.

Pada tinjauan akhir 2016 menemukan bahwa spirulina memiliki sifat antitoxic yang dapat menetralkan racun dalam tubuh, diantaranya:

  • Arsenic
  • Fluoride
  • Zat besi
  • Air raksa

Penulis dari tinjauan tersebut menyebutkan bahwa spirulina menjadi zat yang sangat berguna untuk digunakan bersama dengan perawatan klinis lainnya untuk mengatasi keracunan polutan.

10. Mendukung kesehatan mental

Pada sebuah makalah tahun 2018 menyoroti peran potensial yang dimainkan spirulina dalam mengobati gangguan mood atau suasana hati.

Teori tersebut menyebutkan bahwa spirulina merupakan sumber dari trytophan yang merupakan asam amnino yang mendukung produksi serotonin. Serotonin memainkan peran penting dalam kesehatan mental.

Orang-orang dengan kesehatan mental tertentu, seperti depresi dan gangguan kecemasan, dapat menurunkan kadar serotonin. Mengonsumsi suplemen tryptophan dapat menjaga kadar serotonin tetap stabil sehingga kesehatan metal tetap terjaga.

Para ahli membutuhkan kesimpulan klinis yang lebih banyak sebelum mereka menetahui peran spirulina sebenarnya dalam mendukung kesehatan mental.

Itulah beberapa manfaat spirulina yang bisa kami berikan. Semoga bisa menambah wawasan Anda mengenai bahan-bahan disekitar kita yang bisa digunakan untuk pengobatan alami untuk berbagai penyakit

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!