4 Hal yang Memicu Naiknya Berat Badan dan Obesitas

4 Hal yang Memicu Naiknya Berat Badan dan Obesitas

4 Hal yang Memicu Naiknya Berat Badan dan Obesitas

acepherbal.com – Saat ini obesitas menjadi masalah terbesar di dunia. Obesitas berkaitan dengan berbagai kondisi, secara kolektif dikenal sebagai sindrom metabolik. Hal ini melibatkan tekanan darah tinggi, naiknya gula darah dan kondisi lemak darah yang buruk.

Orang-orang dengan sindrom metabolik memiliki resiko lebih tinggi untuk memiliki penyakit jantung dan diabetes dibandingkan mereka yang memiliki berat badan normal.

Selama ini para peneliti juga telah banyak mempelajari bagaimana cara pencegahan dan pengobatan obesitas. Dimana kondisi ini sudah menjadi focus para peneliti selama beberapa dekade terakhir.

4 Hal yang Memicu Naiknya Berat Badan dan Obesitas

Banyak orang yang kemungkinan berpikir bahwa seseorang yang obesitas tidak memiliki kemauan untuk menurunkan berat badan. Namun hal ini tidak sepenuhnya benar. Meskipun bertambahnya berat badan sebagian besar dari perilku makan dan gaya hidup serta tidak bisa mengendalikan kebisaan makan mereka.

Mengonsumsi makanan berlebih dapat memengaruhi hormon dan genetik seseorang, terutama pada mereka yang memiliki berat badan berlebih.

Meski begitu, kondisi tersebut dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup. Tentunya mengubah gaya hidup ini harus diiringi dengan kemauan, dedikasi dan ketekunan agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Nah langsung saja, berikut adalah 5 hal yang menyebbabkan naiknya berat badan, obesitas dan penyakit metabolic.

  • Genetik

Seeseorang yang obesitas memiliki komponen genetik yang kuat. Anak yang berasal dari orang tua yang obesitas memiliki kemugkinan lebih besar untuk mengalami hal serupa karena diturunkan dari orang tuanya.

Selain itu apa yang Anda makan juga mimiliki efek yang besar pada kondisi genetik. Masyarakat yang mengonsumsi makanan cepat saji memiliki resiko kegemukan yang lebih besar. Gen dan lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap apa yang akan mereka konsumsi sehari-harinya.

Sederhananya, komponen genetik memang memberi pengaruh besar terhadap kerentanan seseorang untuk mengalami kenaikan berat badan.

  • Terlalu sering mengonsumsi makanan junkfood

Makanan olahan termasuk junkfood tentunya sering dicampur dengan zat pengawet maupun komponen lainnya. Junkfood juga didesain dengan harga murah dengan ketahanan yang lebih lama ditambah dengan rasanya yang enak membuat setiap orang ingin mengonsumsinya setiap waktu.

Cara tersebut sudah jelas sangat menguntungkan produsen karena penjualan akan meningkat karena konsumen akan ketagihan dan membeli makanan yang sama.

  • Kecanduan makanan

Junkfood dan makanan yang mengandung pemanis buatan sering membuat seseorang kecanduan dan ingin mengonsumsi makanan yang sama dari wakti ke waktu.

Bahkan disebutkan bahwa kecanduan makanan manis sama seperti kecanduan alkohol dan obat-obatan. Kecanduan makanan juga dapat menyebabkan seseorang kesulitan mengendalikan kebiasaa makan mereka. Hal ini memicu mereka lebih sering mengonsumsi makanan yang kurang sehat sehingga kebutuhan nutrisi mereka tidak terpenuhi.

  • Insulin

Insulin merupakan hormon penting mengatur peyimpanan energi. Makanan-makanan sekarang ini banyak sekali yang dapat memicu resistansi insulin, terutama kondisi ini dapat memicu obesitas menurut beberapa studi.

Cara terbaik untuk menurukan insulin adalah mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan asupan serat.

  • Gula

Sekarang ini sudah banyak produk makanan yang memiliki terdiri dari gula maupun pemanis buatan yang tentunya kurang baik untuk kesehatan.

Diketahui bahwa gula dapat mengubah hormon dan biokimia davam tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan, ditambah lagi kondisi tersebut dapat memicu obesitas.

Gula tambahan terdiri dari setengah glukosa dan setengah frukosa. Kebanyakan orang menapdapatkan glukosa dari berbagai makanan termasuk pati. Namun asupan fruktosanya seringkali beraasal dari pemanis buatan.

Kelebihan asupan fruktosa mungkin dapat menyebabkan resistansi insuin dan meningkatkanya kadar insulin. Hal yang sama juga dapat berpengaruh terhadap penyimpanan energy dan obesitas.

Mengontrol asupan makanan merupakan cara terbaik yang dapat ditempuh untuk mengurangi berat badan dibandingkan dengan mengonsumsi obat-obatan. Konsistensi dan dedikasi seseorang untuk menurunkan berat badan sangat dibutuhkan agar hasil yang diperoleh nantinya maksimal.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!