Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Kurma?

Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Kurma?

Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Kurma?

acepherbal.com – Kurma merupakan buah manis berdaging yang berasal dari pohon kurma. Buah ini biasanya dijual di pasaran dalam bentuk buah kering. Selain dinikmati secara langsung, kurma juga sering dikosumsi dalam bentuk smoothies, desseert dan hidangan lainnya.

Dikarenakan memiliki pemanis alami, buah ini mempunyai dampak tertentu terhadap gula darah yang menjadi pertimbangan tersendiri bagi penderita diabetes ketika akan mengonsumsinya.

Mengapa Konsumsi Kurma Menjadi Pertimbangan Bagi Penderita Diabetes?

Kurma terasa sangat manis meskipun hanya dimakan dalam gigitan kecil. Diketahui kurrma merupakan sumber fruktosa, yang merupakan jenis gula yang ditemukan dalam buah.

Setiap kurma kerig mengandung sekitar yang memiliki berat 24 gram mengandung 67 kalori dan 18 gram karbohidrat.

Kadar gula darah dapat menjadi tantanga untuk dikelola diantara penderita diabetes dan orang-orag dengan kondisi tersebut biasanya disarankan untuk sadar aka asupan karbohidrat mereka.

Denga kandungan karbohidrat yang tinggi, kurma menjadi ke khawatiran tersediri bagi penderita diabetes.

Namun, ketika megonsumsi  kurma dalam jumlah sedag, kurma dapat mejadi makanan yang sehat jika Anda menderita diabetes. Satu buah kurma mengandung 2 gram serat atau 8% dari kebutuhan harian.

Tentunya serat menjadi kompoen penting karena dapat membantu tubuh dalam menyerap karbihidrat dengan lebih lambat yang mana peran tersebut merupakan sangatlah penting untuk penderita diabetes. Karbohidrat yang lebih lambat dicerna semakin kecil kemungkinan gula darah Anda meningkat setelah makan.

Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Kurma?

Indeks Glikemik merupakan cara untuk mengukur efek karbohidrat dalam kadar gula darah . Skalanya berkisar antara 0-100, dengan glukosa murni (gula) yang ditetapkan 100- gula darah tertinggi Anda dapat melonjak setelah makan.

Karboohidrat yang rendah kadar indeks glikemik memiliki indeks 55 atau lebih rendah, sementara jika indeks glikemiknya rendah angkanya akan berkkisar 70 ke aas. Indeks glikemik sedang akan berada diantara angka 56-69.

Dengan kata lain, makanan dengan Indeks Glikemik rendah menyebabkan fluktasi kadar gula darah dan insulin yang tidak signifikan.

Disamping itu, makanan dengan indeks gikemih tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Hal ini sering memicu gula darah melonjak terutama pada penderita diabetes, dimana tubuh mereka lebih sulit mengendalikan variasi ini.

Orang-orang dengan diabetes harus mencoba untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah. Hal ini dapat membantu  meraka mengatur kadar gula darah. Penderita dabetes tipe 2, kadar gula darahnya dapat menumpuk di aliran darah dan bisa memicu konidisi yang sangat berbahaya.

Untungnya, selain rasa manisnya, kurma juga termasuk makanan yang rendah indeks glikemik. Hal ini berarati bahwa ketika mengonsumsinya dalam jumlah sedang, buah kurma tetap aman dikonsumsi untuk penderita diabetes.

Satu studi meneliti indeks glikemik dari 5 jenis varietas kurma sebanyak 50 gram.  Ditemukan bahwa semuanya memiliki indeks glikemik rendah dimana indeksnya berada diangka 44 dan 53 yang mana sedikit berbeda tergantung pada jenis kurmanya.

Tidak ada perbedaan signifikan dalam angka indeks glikemik kurma pada orang dengan diabetes dan non diabetaes.

Selain indeks glikemik muatan glikemik juga berpegaruh terhadap gula darah seseorang. Dalam 2 buah kurma kering (48 gram) biasanya memiliki sekitar 36 karbohindrat dan indeks glikemiknya sekitar 49. Yang jika dihitung muatan glikemiknya berada di sekitar angka 18.

Karbohidrat dengan rendah muatan glikemik berada di kisaran angka 1 hingga 10, muatan glikemik sedang berada diangka 11 hingga 19 sementara muatan glikemik tinggi mencapai angka 20 ke atas. Hal ini menandakan bahwa 2 buah kurma memiliki muatan glikemik yang sedang.

Jika Anda memilki diabetes, konsumsi kurma 1-2 sekaligus masih aman, ya. Ada baiknya untuk mengonsumsi buah ini bersama makanan dengan sumber protein tinggi seperti kacang-kacangan.

Hal ni juga dapat membantu karbohidrat dicerna sedikit lebih lambat untuk membatu mencegah lonjakan gula darah.

Kurma memang kaya akan nutrisi meski begitu sering kali menjadi pertimbangan tersendiri bagi penderita diabetes. Namun faktanya buah kurma memiliki indeks glikemik dan muatan glikemik yang berada di level sedang sehingga kurma tetap aman dikonsumsi walaupun memiliki rasa manis.

Yang harus jadi pertimbangan adalah jumlah kurma yang dikonsumsi tidak boleh berlebihan. Karena sesungguhnya segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!