Mengenal Lebih Jauh Mengenai Penyakit Paru Interstisial

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Penyakit Paru Interstisial

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Penyakit Paru Interstisial

acepherbal.com – Penyakit paru interstisial digambarkan sebagai kelompok penyakit yang kebanyakan menyebabkan jaringan parut progresif pada jaringan paru-paru.

Jaringan parut tersebut berhubungan dengan penyakit paru interstisial yang pada akhirnya memengaruhi kemampkuan bernapas seseorang sehingga aliran darah tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup.

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Penyakit Paru Interstisial

Penyakit interstisial paru dapat disebabkan oleh paparan jangka panjang dari bahan berbahaya, seperti asbes. Beberapa jenis penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis, juga dapat menyebabkan penyakit yang sama. Pada beberapa kasus, penyebab dari penyakit ini tidak diketahui.

Setelah jaringan parut pada paru-paru terjadi, biasanya tidak dapat disembuhkan secara total. Pengobatan biasanya akan memperlambat kerusakan yang disebabkan penyakit ini dan para penderitanya tidak dapat menggunakan paru-paru sepenuhnya.

Gejala Penyakit Paru Interstisial

Gejala dan tanda utaram dari penyakit paru interstisial diantaranya:

  • Sesak napas, ketika tubuh sedang rileks atau dapat diperburuk dengan pengerahan tenaga
  • Batuk kering

Penyebab Penyakit Paru Interstisial

Penyakit paru interstisial tampaknya terjadi ketika adanya cedera para paru-paru dan memicu respon penyembuhan yang tidak normal. Biasanya, tubuh akan menghasilkan jumlah jaringan yang tepat untuk memperbaiki kerusakan yang Ada.

Tetapi, penyakit ini, dapat menyebabkan proses perbaikan menjadi serba salah dan jaringan yang ada disekitar kantung udara (alveoli) berubah menjadi bekas luka dan menebal. Hal ini dapat menyebabkan oksigen lebih sulit untuk masuk ke aliran darah.

Penyakit interstisial paru dapat di picu oleh berbagai hal, termasuk racun di udara terutama di tempat kerja, obat-obatan dan beberapa jenis perwatan medis. Dalam kebanyakan kasus, penyebab dari penyakit ini tidak diketahui.

Faktor Pekerjaan dan Lingkungan

Terpapar sejumlah racun dan polutan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan paru-paru. Diantaranya:

  • Debu silika
  • Serat asbes
  • Butiran debu
  • Kotoran burung dan hewan
  • Perawatan radiasi
  • Bak air panas di dalam ruangan

Beberapa irang yang menerima terapi radiasi untuk kanker paru-paru atau kanker payudara menunjukan gejala kerusakan paru beberapa bulan atau beberapa tahun setelah melakukan perawatan awal.

Obat-obatan

Ada berbagai obat yang ternyata dapat menyebabkan kerusakan pada paru-pari, terutama:

  • Obat-obatan kemoterapi, obat ini di desain untuk membunuh sel kanker seperti methotrexate (Otrexup, Trexall dan obat lainnya) dan siklofosfamid juga dapat merusak jaringan paru-paru.
  • Obat-obatan jantung, beberapa obat yang digunakan untuk mengobati detak jantung tidak beraturan diantaranya amiodarone (Nexterone, Pacerone) atau propranolol (Inderal, Innopran), berdampak tidak baik untuk jaringan paru-paru.
  • Beberapa jenis antibiotik, Nitrofurantoin (Macrobid, Macrodantin, others) dan ethambutol (Myambutol) dapat menyebabkan kerusakan paru-paru.
  • Obat anti-inflamasi, obat anti-inflamasi tertentu seperti rituximab (Rituxan) atau sulfasalazine (Azulfidine) dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru.

Kondisi Medis

Kerusakan paru-paru juga dapat disebabkan oleh penyakit autoimun seperti:

  • Rheumatoid arthritis
  • Scleroderma
  • Dermatomyositis dan polylyositis
  • Penyakit jaringan ikat campuran
  • Sindrom Sjogren
  • Sarcoidosis

Pada beberapa kasus penyakit paru interstisial tidak ditemukan penyebab apapun. Gangguan tanpa penyebab yang diketahui dikelompokkan bersama di bawah label pneumonia interstitial idiopatik, yang paling umum dan mematikan adalah fibriosis paru idiopatik.

Faktor Resiko Penyakit Paru Interstitial

Faktor yang dapat membuat Anda cenderung mengembangkan penyakit ini diantaranya:

  • Usia, penyakit paru interstisial lebih memungkinkan menyerang orang dewasa, meskipun bayi dan anak-anak terkadang juga mengembangkan gangguan yang sama.
  • Terpapar racun, jika Anda berkerja di pertambangan, pertanian atau konstruksi atau Anda terpapar polutan dalam jangka panjang, maka resiko penyakit paru interstisial meningkat.
  • Penyakit refluks gastroesofagus, jika Anda memiliki asam lambung yang tidak terkontrol maka Anda mempunyai kecenderungan untuk mengembangkan penyakit paru interstisial.
  • Merokok, beberapa bentuk penyakit paru interstisial lebih mungkin terjadi para orang dengan riwayat merokok dan merokok aktif dapat memperburuk kondisi ini, terutama jika disertai dengan emfisema.
  • Radiasi dan kemoterapi, melakukan perawatan radiasi pada dada atau menggunakan obat-obatan kemoterapi membuat Anda lebih memungkinkan untuk mengembangkan penyakit paru-paru.

Komplikasi Penyakit Paru Interstisial

Penyakit paru interstisial dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang mengancam jiwa, diantaranya:

  • Tekanan darah tinggi pada paru-paru (hipertensi paru)

Tidak seperti tekanan darah tinggi sistemik, kondisi ini hanya menyerang arteri yang ada di paru-paru. kOndisi ini dimulai ketika adanya jaringan parut atau kadar oksigen yang rendah membatasi pembuluh darah terkecil, sehingga membatasi pembuluh darah kecil.

Kondisi ini akan menambah tekanan di dalam arteri paru. Hipertensi paru merupakan penyakit serius yang dapat memburuk seiring waktu jika tidak mendapatkan pengobatan.

  • Gagal jantung sisi kanan

Kondisi serius ini terjadi ketika bilik kanan bawah jantung (ventrikel kanan), yang kurang berotot dibandingkan bagian kiri, harus memompa lebih keras dari biasanya untuk memindahkan darah melalui arteri pulmonalis yang tersumbat.

Pada akhirnya ventrikel kanan gagal karena kelebihan tekanan ini. Kondisi ini sering sekali merupakan akibat dari hipertensi pulmonal.

  • Kegagalan bernapas

Pada stadium akhir penyakit paru interstisial kronis, kegagalan pernapasan terjadi ketika kadar oksigen darah sangat rendah bersama dengan peningkatan tekanan di arteri pulmonalis dan ventrikel kanan yang menyebabkan gagal jantung.

source : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/interstitial-lung-disease/symptoms-causes/syc-20353108

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!