Sama-sama Menyerang Sel Darah, Inilah Perbedaan Leukimia dan Limfoma

Sama-sama Menyerang Sel Darah, Inilah Perbedaan Leukimia dan Limfoma

Sama-sama Menyerang Sel Darah, Inilah Perbedaan Leukimia dan Limfoma

acepherbal.com – Kanker dapat menyerang berbagai bagian tubuh termasuk darah. Leukimia dan limfoma merupakan jenis kanker yang meneyrang darah.

Perbedaan utamanya adalah leukimia menyerang darah dan sumsum tulang, sedangkan limfoma cenderung meyerang kelenjar getah bening.

Sama-sama Menyerang Sel Darah, Inilah Perbedaan Leukimia dan Limfoma

Leukimia dan limfoma merupakan dua jenis kanker yang menyerang darah dan keduanya menyerang sel darah putih

Leukimia

leukimia terjadi ketika sumsum tulang menghasilkan sel darah putih terlalu banyak. Kondisi ini biasanya menyebakan kanker tumbuh lebih lambat, meskipun ada juga kasus yang berkembang lebih cepatt.

Jika seseorang memiliki leukimia, sel darah putih abnormalkan tidak akan mengalami kematian pada siklus normal.

Sebaliknya, sel darah putih akan berrkembang biak lebih cepat, yang pada akhirnya tidak ada ruang untuk sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ada 4 jenis leukimia, diantaranya:

  • Leukimia limfositik akut
  • Leukimia limfositik kronis
  • Leukimia myeloid akut
  • Leukimia myeloid kronis

Limfoma

Limfoma merupakan jenis kanker dimana sel kankernya mulai menyeang sistem kekebalan tubuh, kelenjar getah bening dan limfosit, dimana ketiganya merupakan jenis sel darah putih.

Ada dua jenis limfosit dintaranya sel B dan sel T. Limfoma juga terdiri dari dua jenis yakni:

  • Limfoma Hodgkin, yang melibatakan jenis spesifik sel B abnormal yang disebut dengan sel Reed-Sterberg dan merupakan jenis limfoma yang kurang umum.
  • Limfoma Non-Hodgkin, yang bermula pada sel B atau sel T.

Jenis-jenis limfoma ini didasarkan pada asal sel kanker dan seberapa cepat atau agresifnya kanker ini berkembang.

Limfoma lebih umum daripada leukimia. Penelliti memperkirakan bahwa ada 60.300 kasus baru dari leukimia dan 83.180 kasus baru limfoma pada tahun 2018.

Laporan ini juga menyatakan bahwa leukimia dan limfoma yang lebih sering terjadi padda pria daripada wanita.

Limfoma diperkirakan memiliki tingkat ketahanan hidup yang lebih tinggi daripada leukimia. Perkiraan angka kematian pada tahun 2018 adalah 24.370 untuk kasus leukimia dan 20.960 kasus untuk limfoma.

Gejala Limfoma dan Leukimia

leukimia serig terjadi dalam waktu yang lama atau merupakan kondisi kronis. Terganung pada jenis leukimia yang dimiliki seseorang, gejalanya mungkin bervariasi dan tidak langsung terlihat.

Berikut beberapa gejala umum dari leukimia, diantaranya:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Napas pendek
  • Kelelahan
  • Demam
  • Pendarahan dari hidung dan gusi
  • Lemas dan sakit kepala
  • Infeksi kronis atau infeksi yang tidak kunjung sembuh
  • Kulit mudah memar
  • Hilangnya nafsu makan
  • Pembengkakan pada perut
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Muncul bintik-bintik pada kulit
  • Nyeri tulang
  • Keringat berlebih, terutama pada malam hari

Jika dibandingkan, gejala limfoma bervariasi tergantung pada jenis limfoma yang di derita.

Pada limfoma hodgkin gejala yang muncul diantaranya:

  • Munculnya benjolan di bawah kulit terutama pada lipatan paha, leher atau ketiak
  • Demam
  • Turunnya berat badan tanpa sebab
  • Kelelahan
  • Keringat di malam hari
  • Hilangnya nafsu makan
  • Batuk atau kesulitan bernapas
  • Gatal kronis

Gejala limfoma non-Hodgkin diantaranya:

  • Pembengkakan pada perut
  • Perut terasa penuh walaupun makan sedikit
  • Demam
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Kelelahan
  • Napas pendek
  • Batuk
  • Nyeri dada
  • Turunnya berat badan
  • Berkeringat dan menggigil

Penyebab dan Asal Tumbuhnya Kanker

Pada kedua kondisi ini, baik leukimia maupun limoma merupakan hasil dari gagguan sel darah putih.

Leukimia terjadi ketika sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak sel darah putih Sel darah putih ini tidak mengalami kematian seperti siklus normal. Sebaliknya sel darah ini tetap mengalami pembelahan dan akhirnya menekan sel darah yang sehat.

Pada kasus lain, leukimia awalnya menyerang kelenjar getah bening, dimana kelenjar ini bertugas untuk memertahankan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Seperti halnya leukimia, limfoma juga bermula di kelenjar getah bening atau jaringan limfatik lainnya.

Iimoma Hodgkin dapat menyebar dari sau kelenjar getah bening ke kelenjar getah bening lainnya dikarenakan kelenjar ini terhubung satu sama lain.

Jika seseorang memiliki limfona non-Hodgkin, sel kankernya dapat menyebar secara sporadic dengan beberapa jenis kanker yang lebih agresif daripada yang lainnya.

Faktor Resiko Leukimia dan Limfoma

Leukima dan limfoma memiliki faktor resiko yang berbeda. Leukemia kronis umumnya dapat terjadi pada orang dewasa. Sebaliknya, anak-anak lebih mungkin didiagnosis dengan leukemia akut. Faktanya, leukemia akut adalah jenis kanker yang paling umum apda anak-anak.

Meskipun siapa saja dapat mengidap leukemia, naun ada beberpa faktor resiko yang menyertainya, diantaranya:

  • Gangguan genetik
  • Riwayat keluarga
  • Terpapar zat kimia tertentu
  • Terpapar radiasi atau kemoterapi sebelumnya
  • Merokok

Limfoma dapat terjadi pada usia berapa saja. Limfoma Hodgkin biasanya terjadi pada usia 15-40 atau 50 ke atas. Limfoma non-Hodgkin dapt terjadi di usia muda namun lebih umum pada orang dewasa

Adapun faktor resiko dari limfoma Hodgkin diantaranya:

  • Riwayat keluarga
  • Melemahnya sistem imun
  • Infeksi virus Epstein-Barr
  • Infeksi HIV
  • Sementara faktor resiko limfoma non-Hodgkin diantaranya:
  • Melamahnya sistem imun
  • Terpapar zat kimia
  • Infeksi kronis Helicobacter pylori
  • Radiasi atau kemoterapi sebelumnya
  • Penyakit autoimun

Nah itulah sedikit penjelasan mengenai limfoma dan leukemia. Meskipun keduanya sama-sama menyerang sel darah namun memiliki karakteristik yang berbeda.

Diagnosis yang tepat di awal stadium akan sangat membantu proses pengobatan juga penanganan supaya kondisinya tidak semakin parah.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!