Perbedaan Utama Psoriasis dan Eksim pada Kulit

Perbedaan Utama Psoriasis dan Eksim pada Kulit

Perbedaan Utama Psoriasis dan Eksim pada Kulit

acepherbal.com – Kulit kering dan pecah-pecah dapat disebabkan oleh beberapa kondisi kulit. Dua kondisi seperti eksim dan psoriasis terkadang terlihat sangat mirip dan sulit dibedakan.

Perbedaan Utama Psoriasis dan Eksim pada Kulit

Psoriasis merupakan kondisi yang terjadi ketika sistem imun memicu sel kulit untuk berkembang lebih cepat dari seharusnya. Sehingga sel kulit mati akan muncul di permukaan kulit.

Eksim dapat disebabkan oleh berbagai faktor, meliputi faktor lingkungan, paparan bakteri, alergen dan riwayat keluarga. Kedua kondisi ini dapat menyebabkan kulit kemerahan dan gatal.

Meskipun begitu eksim maupun psoriasis memiliki cara pengobatan yang berbeda. Sehingga sangat penting untuk mengetahui perbedaannya agar mendapatkan perwatan yang tepat.

Perbedaan Gejala Eksim dan Psoriasis

Gejala Psoriasis

Psoriasis dapat muncul dengan tampilan lepuhan kulit yang disertai kemerahan. Penyebab tertentu diketahui dapat memicu psoriasis atau kondisi psoriasis yang sudah ada menjadi semakin parah. Pemicu yang dimaksud diantaranya:

  • Infeksi
  • Udara Dingin
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Merokok
  • Stres
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti litium dan obat darah tinggi

Menjaga kulit tetap bersih dan lembab juga menghindari produk sabun yang dapat memicu psoriasis dipercaya dapat meredakan ketidaknyamanan dan mengurangi yang diakibatkan kondisi ini.

Sejumlah pengobatan yang dibutuhkan penderita psoriasis harus memiliki sifat pereda peradangan dan gatal sehingga dapat mengentikan pertumbuhan berlebih sel kulit mati.

Mengaplikasikan krim pelembab juga dapat membantu meredakan rasa gatal, kaku dan kering pada kulit. Meskipun tidak dapat menyembuhkan psoriasis sepenuhnya namun cara ini dapat membantu mengatasi gejalanya.

Gejala Eksim

Gejala eksim dapat bersifat jangka panjang. Kondisi ini juga cenderung menyerang anak-anak. Jika Anda memiliki kondisi eksim sebelumnya tanpa gejala yang parah, maka akan ada satu waktu dimana kondisi ini menkadi semakin parah. Hal ini biasanya dipicu oleh sejumlah faktor.

Untuk meredakan gejalanya, Anda dapat mencoba beberapa cara berikut ini:

  • Menjaga kulit tetap lembab untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan baik pada eksim maupun psoriasis
  • Menghindari sabun ataupun produk yang beraroma
  • Hindari mandi terlalu lama
  • Menghindari rokok
  • Mengaplikasikan krim tertentu pada kulit
  • Menjalankan terapi dengan mengontrol efek samping dari paparan sinar matahari
  • Mempraktikan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga dan Tai chi
  • Mengindari suhu panas yang mana keringat dapat menyebabkan gejala semakin parah
  • Menjaga kebersihan, kelembaban dan tingkat kekeringan kulit untuk membantu meredakan eksim

Karena alergi dapat memicu ekism, menghindar zat yang Anda ketahui dapat mengakibatkan alergi juga dapat membantu mencegah terjadinya eksim. Misalnya bagi Anda yang memiliki alergi terhadap telur, susu, kacang, kacang kedelai, ikan dan gandum maka harus menghindari makanan-makanan tersebut.

Paparan debu dari alat furnitur juga dapat berkontribusi pada eksim sehingga penting untuk menggunakan penutup anti-debu pada bantal serta tempat tidur. Tak lupa juga untuk membersihkan ruangan secara rutin agar tidak terjadi penumpukan debu.

Pemeriksaan lebih lanjut dan secara menyeluruh sangat penting jika Anda memiliki kondisi eksim yang sangat parah.

Gatal yang tak kunjung reda dapat menyebabkan luka terbuka yang bisa memicu infeksi. Pada kasus ini, seseorang biasanya disarankan untuk mengonsumsi antibiotik.

Bisakah Seseorang Memiliki Dua Kondisi Ini Sekaligus?

Hingga saat ini masih jarang ditemukan seseorang memiliki kondisi ini sekaligus, namun meskipun begitu eksim dan psoriasis ada kemungkinan bisa di derita bersamaan.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science Translational Medicine meneliti pasien yang memiliki eksim dan psoriasis.Peneliti menemukan bahwa orang tersebut memiliki gen yang berbeda pada jaringan kulit di setiap jenis kondisi tersebut yang mana dapat membantu para ahli kesehatna untuk mengidentifikasi dan mendiagnosa kondisi tersebut.

Meskipun ada perbedaan, namun kedua kondisi ini memiliki tampilan yang sangat mirip sehingga para ahli sering kesulitan untuk mendiagnosisnya.

Beberapa kondisi kulit yang memicu psoriasis dan eksim diantaranya:

  • Athlete’s foot atau tinea pedis
  • Dematitis kontak
  • Rosacea
  • Dermatitis seboroic atau juga dikenal dengan cradle cap
  • Herpes zoster, infeksi virus yang disebabkan oleh virus yang juga menyebabkan cacar air
  • Urtikaria, juga dikenal sebagai penyakit hives

Ketika Anda memiliki kondisi kulit ini tanpa mengetahui penyebabnya, sebaiknya melakukan pemeriksaan untuk menemukan kondisi yang berpotensi mengakibatkan eksim maupun psoriasis.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

error: Konten dilindungi !!